Seniman Bondres Made Ngurah (Susik) Sadika Tutup Usia - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

5/15/18

Seniman Bondres Made Ngurah (Susik) Sadika Tutup Usia


Buleleng, Dewata News. Com - Seniman bondres Made Ngurah (Susik) Sadika (54), yang dikenal dengan ciri khasnya "Nyan galakine jak memek (nanti dimarah ibu), tutup usia. Susik menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (15/5) pagi sekira pukul 04.30. Kabar duka itu disampaikan putra pertama Susik, Gede Arya Darmadi, melalui akun facebooknya, Arya Cimcim. 

“Tuhan lebih menyayangimu ayah. Semoga tenang di alam sana ayah. Namamu akan selalu dikenang di masyarakat sebagai pemain topeng ‘Susik Buleleng’ ayah. We love you, my father my hero,” tulisnya.
Untuk diketahui, sejak setahun terakhir Susik tidak lagi muncul untuk menghibur masyarakat bersama sanggar bondresnya Susik CS karena harus berjuang melawan sakitnya. Diketahui menderita komplikasi, sehingga mengharuskannya bolak-balik menjalani perawatan di rumah sakit. Dari informasi yang diterima, dokter mendiagnosis suami dari Ni Luh Rening (46) tersebut mengalami diabetes, kencing batu, gagal ginjal serta jantung. Bahkan Susik harus menjalani cuci darah hingga dua kali dalam sepekan.

Ketika redaksi Dewata News. Com menjenguk Susik saat menjalani cuci Darah di RSUD Buleleng beberapa waktu lalu, Luh Rening menceritakan terakhir Susik pentas bersama group nya Susik Cs di Nusa Lembongan pada tahun lalu. Bahkan diungkapkan Luh Rening, suaminya tersebut sudah mulai sempoyongan saat pentas namun Susik berusaha untuk menyelesaikan pentasnya agar tidak mengecewakan masyarakat yang menantikan kehadirannya.

Susik kita ketahui adalah salah ikon bondres dari Buleleng yang sering melontarkan kata “Nyan Galakine Jak Memek” dalam setiap aksi panggungnya menghibur masyarakat. Mulai dikenal bersama sanggar Dwi Mekar pimpinan seniman Alm. Durpa, namun di pertengahan tahun 2005 Ia mundur dari sanggarnya tersebut dan membentuk group Susik Cs hingga kini.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com