Lantik Direktur BLUD Taman Budaya, Bupati Sanjaya Dorong Pengelolaan Fasilitas Publik Lebih Profesional - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

8/13/26

Lantik Direktur BLUD Taman Budaya, Bupati Sanjaya Dorong Pengelolaan Fasilitas Publik Lebih Profesional


Tabanan, dewatanews.com - Pemerintah Kabupaten Tabanan mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola fasilitas publik melalui pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Budaya. Kebijakan ini diharapkan mampu memangkas kendala birokrasi sekaligus menghadirkan pengelolaan fasilitas yang lebih profesional, fleksibel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan I Gusti Gede Krishagung Sunda Dewata Putra, S.E. sebagai Direktur BLUD Taman Budaya oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., di Wantilan Singasana RJ Bupati, Kamis (13/8).

Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para Asisten Setda, pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta Jero Bendesa Adat Kota Tabanan.

Bupati Sanjaya menegaskan, pembentukan BLUD Taman Budaya bukan sekadar perubahan pola pengelolaan, melainkan sebuah terobosan untuk memastikan fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah dapat memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat.

“Ini adalah ide, gagasan dan terobosan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang sangat luar biasa demi pelayanan masyarakat Tabanan yang kita cintai,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya membangun fasilitas umum dan sosial. Pengelolaan serta pemeliharaan fasilitas juga harus menjadi perhatian agar keberadaannya benar-benar mampu mendukung kebutuhan masyarakat.

Sanjaya mengakui, proses birokrasi yang panjang selama ini terkadang menjadi salah satu kendala dalam pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas publik.

“Jujur kita akui, selama saya menjadi Wakil Bupati dua periode, banyak yang saya lihat perlu dioptimalisasi dalam pelayanan. Pemerintah memang mampu membangun berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial, tetapi dalam pengelolaan dan pemeliharaannya terkadang masih terkendala birokrasi yang cukup panjang,” jelasnya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kinerja perangkat daerah yang tidak baik, melainkan mekanisme birokrasi yang terkadang membuat pelayanan menjadi kurang responsif.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah Gedung Kesenian I Ketut Marya. Menurut Sanjaya, pengelolaan fasilitas tersebut membutuhkan perhatian secara menyeluruh, mulai dari pemeliharaan, kebersihan, penerangan, keamanan hingga pengelolaan berbagai kegiatan.

Karena itu, pengelolaan melalui BLUD diharapkan dapat memberikan ruang gerak yang lebih fleksibel dan responsif. Selain memastikan fasilitas tetap terawat, pola tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang pemanfaatan fasilitas secara lebih optimal bagi masyarakat, khususnya seniman dan pelaku ekonomi kreatif.

Sanjaya juga berharap pendapatan yang diperoleh melalui pengelolaan BLUD dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pemeliharaan dan pengembangan fasilitas. Terlebih, berbagai event dan aktivitas di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Marya dan sekitarnya telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Aktivitas tersebut turut mendorong pergerakan ekonomi dari sektor parkir, UMKM, hingga pelaku usaha di sekitar kawasan. Dengan demikian, pengelolaan fasilitas publik secara profesional tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat.

Ke depan, Bupati Sanjaya membuka peluang penerapan pola serupa pada fasilitas pemerintah lainnya, dengan tetap berpedoman pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Menutup sambutannya, Sanjaya menyampaikan selamat kepada Direktur BLUD Taman Budaya yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan dan dedikasi, sehingga mampu membawa pengelolaan Taman Budaya semakin profesional serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Tabanan.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com