Sekaa Gong Candra Nirwana Duta Kabupaten Klungkung Tampil Memukau di PKB XLVIII - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

6/15/26

Sekaa Gong Candra Nirwana Duta Kabupaten Klungkung Tampil Memukau di PKB XLVIII


Denpasar, dewatanews.com – Penampilan memukau Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak Candra Nirwana, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, berhasil mencuri perhatian ribuan penonton pada Parade Gong Kebyar Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (14/6).

Sebagai Duta Kabupaten Klungkung, penampilan Sekaa Gong Candra Nirwana mendapat apresiasi langsung dari Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ny. Eva Satria serta Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra yang hadir menyaksikan pementasan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali Wayan Koster beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung.

Tampil bersama Duta Kabupaten Tabanan, Sekaa Gong Candra Nirwana menyuguhkan tiga sajian seni yang memadukan kreativitas, tradisi, dan nilai-nilai budaya Bali yang diwariskan kepada generasi muda.

Pementasan dibuka dengan Tabuh Kreasi Pepanggulan berjudul “Sruwadi Anyar”, sebuah karya yang mentransformasi pola-pola bebonangan klasik Klungkung ke dalam bentuk musikal yang lebih segar dan inovatif. Karya ini mengambil inspirasi dari istilah sruwadi atau nyeruwadi yang dalam tradisi bebonangan Klungkung menjadi penanda perubahan pola musikal yang umumnya dimainkan oleh instrumen kendang.

Secara filosofis, “Sruwadi Anyar” dimaknai sebagai simbol perubahan dari sesuatu yang lama menuju sesuatu yang baru, sekaligus menggambarkan lahirnya semangat dan jiwa baru tanpa meninggalkan akar tradisi yang menjadi identitas budaya Klungkung.

Usai membawakan tabuh kreasi, pementasan dilanjutkan dengan Tari Panyembrama, tarian penyambutan khas Bali yang menggambarkan rasa hormat dan syukur dalam menyambut tamu. Tarian yang diciptakan pada tahun 1970 tersebut dibawakan dengan penuh semangat oleh para penari cilik, sehingga mendapat sambutan hangat dari penonton.

Penampilan ditutup dengan sajian dolanan berjudul “Mikat”, yang mengangkat kehidupan dan aktivitas anak-anak di Desa Pikat. Karya ini merefleksikan berbagai permainan tradisional dan aktivitas keseharian seperti memikat burung, bermain bersama, hingga belajar menari.

Lebih dari sekadar hiburan, “Mikat” juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang generasi muda serta mempertahankan warisan budaya leluhur. Melalui kesenian, nilai persatuan, kebersamaan, dan proses dalam meraih cita-cita ditanamkan kepada anak-anak sejak dini.

Penampilan Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak Candra Nirwana pun menjadi bukti bahwa regenerasi seni dan budaya di Kabupaten Klungkung terus berjalan dengan baik, sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam melestarikan budaya Bali melalui ajang bergengsi PKB 2026.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com