Japan Live Perdana di Trans Studio Bali Diserbu Pengunjung, 47 Cosplayer Ramaikan Festival Budaya Jepang - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

6/15/26

Japan Live Perdana di Trans Studio Bali Diserbu Pengunjung, 47 Cosplayer Ramaikan Festival Budaya Jepang


Denpasar, dewatanews.com – Trans Studio Theme Park Bali sukses menghadirkan suasana Negeri Sakura melalui gelaran Japan Live yang berlangsung pada Minggu (14/6). Event bertema budaya Jepang ini langsung mencuri perhatian pengunjung dan komunitas pecinta anime, cosplay, serta budaya Jepang di Bali.

Sebagai indoor theme park terbesar di Bali, Trans Studio Bali menghadirkan konsep festival yang memadukan hiburan modern dengan nuansa khas Jepang. Beragam aktivitas interaktif, pertunjukan budaya, kuliner Jepang, hingga kompetisi cosplay menjadi daya tarik utama yang membuat Japan Live dipadati pengunjung.

Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah Coswalk Competition yang diikuti puluhan peserta dengan berbagai kostum karakter favorit mereka. Kreativitas para cosplayer sukses menghidupkan atmosfer layaknya festival budaya di Jepang.

General Manager Trans Studio Theme Park Bali, I Nyoman Sutarjana, mengatakan Japan Live merupakan event bertema budaya Jepang pertama yang diselenggarakan di Trans Studio Bali. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah bagi komunitas-komunitas kreatif untuk menyalurkan minat dan bakat mereka.

“Japan Live ini event pertama yang kami lakukan dengan tema Jepang. Tujuannya untuk memfasilitasi komunitas-komunitas pecinta budaya Jepang. Sebelumnya kami juga telah menggelar event bertema K-Pop,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan event tersebut juga menjadi bagian dari strategi Trans Studio Bali untuk memperluas fungsi kawasan wisata tersebut, tidak hanya sebagai tempat bermain wahana tetapi juga sebagai pusat penyelenggaraan berbagai event dan kegiatan komunitas.

“Kami ingin meyakinkan komunitas bahwa Trans Studio Bali memiliki tempat yang bisa digunakan untuk menggelar berbagai acara. Masyarakat juga akan semakin mengenal bahwa Trans Studio Bali bukan hanya tempat bermain wahana, tetapi juga venue untuk berbagai event berskala besar,” jelasnya.

Antusiasme tinggi juga terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti kompetisi cosplay. Head of Marketing Communications Trans Entertainment, Triya Filia Santi, mengungkapkan sebanyak 47 cosplayer turut ambil bagian dalam Japan Live.

“Antusiasme pengunjung maupun peserta sangat baik. Kurang lebih ada 47 peserta cost walk yang tampil pada event ini,” katanya.

Tak hanya berkompetisi di atas panggung, seluruh peserta cosplay juga mengikuti parade spesial yang menjadi penutup acara. Parade tersebut semakin meriah karena turut melibatkan para performer Trans Studio Bali.

“Di akhir acara, seluruh peserta mengikuti parade bersama performer Trans Studio Bali sehingga suasananya semakin semarak,” tambah Triya.

Ia menjelaskan, Japan Live dirancang sebagai festival budaya Jepang yang menghadirkan berbagai elemen dalam satu rangkaian acara, mulai dari cosplay, pertunjukan budaya, kuliner, hingga parade.

“Kami ingin menghadirkan festival Jepang terbesar di Bali. Tidak hanya ada cost walk, tetapi juga budaya Jepang, makanan khas Jepang, hingga parade. Harapannya setiap pengunjung bisa merasakan keseruan Japan Live secara menyeluruh,” ujarnya.

Setelah sukses menggelar event bertema Korea pada pekan sebelumnya dan Jepang pada pekan ini, Trans Studio Bali berencana terus menghadirkan berbagai konsep acara baru yang sesuai dengan minat masyarakat dan komunitas di Bali.

Kemeriahan Japan Live semakin lengkap dengan kehadiran sejumlah guest star seperti Yorinne, Kohisekai, dan Sekai Mate. Sementara kompetisi cosplay dinilai oleh Kuroarth, Sisy, dan Jetsukii, serta dipandu oleh Wiwien sebagai pembawa acara.

Gelaran perdana Japan Live ini menjadi bukti tingginya minat masyarakat Bali terhadap budaya pop Jepang sekaligus memperkuat posisi Trans Studio Theme Park Bali sebagai destinasi hiburan dan pusat penyelenggaraan event kreatif di Pulau Dewata.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com