Wawa Arjaya Raih Doktor Ilmu Ekonomi Dengan Hasil Cumlaude - Dewata News

Breaking News

2/27/21

Wawa Arjaya Raih Doktor Ilmu Ekonomi Dengan Hasil Cumlaude

 

Denpasar, dewatanews.com - Dr. Putu Eka Juliana Jaya, S.E., M.Si sudah berhasil meraih gelar Doktor di Program Doktoral Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, secara virtual.

Adapun Disertasi yang diangkat berjudul Determinasi Kinerja Produk Kreatif, Daya Saing, dan Kesejahteraan Pelaku IKM di Kota Denpasar.

"Dimana Desertasi tersebut mampu saya pertahankan dalam sidang terbuka promosi Doktor, dan juga bisa memperoleh nilai terbaik (Cumlaude-red)," terangnya, Jumat (26/2).

Dikatakan, dalam Desertasi yang diangkat lebih banyak penyampainya tentang kearifan lokal yang terkandung dalam produk Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Denpasar untuk bisa mendongkrak daya saing produk.

"Apalagi kearifan lokal yang terkandung di dalam prodak IKM juga bisa menunjang daya saing," ucapnya.

Dijelaskan, keberhasilan yang diraih tentu berkat kerja keras selama menempuh perkuliahan selama 2 tahun, 7 bulan, tercepat di angkatan X.

Itupun juga terus mendapat bimbingan promotor Prof. Dr. Made Suyana Utama, SE, MS, Kopromotor I Dr. I G. W. Murjana Yasa, SE, M.Si dan Kopromotor II Dr. Ni Nyoman Yuliarmi, SE, MP.

"Dimana saya sendiri melakukan penelitian terhadap 126 pelaku IKM yang menjadi responden penelitian di Kota Denpasar," jelasnya.

Putu Yuliana Jaya atau yang akrab disapa Wawa Arjaya juga menyebutkan salah satu komponen penyumbang nilai ekspor yang cukup signifikan di Kota Denpasar berasal dari hasil kerajinan.

Sementara hasil kerajinan IKM di Kota Denpasar selama periode 2014-2018 mengalami fluktuasi.

"Dalam penelitian yang diangkat saat itu lebih banyak menganalisis pengaruh langsung kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Mounting Product Rumah terutamanya terhadap kinerja dan daya saing produk serta kesejahteraan pelaku IKM," imbuhnya.

Wawa Arjaya menambahkan, metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-perilaku, wawancara terstruktur, dan wawancara mendalam dengan jumlah sampel sebanyak 126 pelaku IKM di Kota Denpasar.

"Sedangkan untuk teknik analisis data dengan statistik deskriptif dan persamaan model struktural menggunakan Partial Least Square,” tambahnya. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com