Wandira Minta Pemkot Serius Atasi Persolan Sampah di TPA Suwung - Dewata News

Breaking News

1/7/21

Wandira Minta Pemkot Serius Atasi Persolan Sampah di TPA Suwung

 

Denpasar, dewatanews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar masih kebingungan mengatasi masalah sampah, sebab masalah sampah bisa dikatakan menjadi masalah klasik yang dihadapi setiap pemerintah diseluruh Indonesia.

Tidak terkecuali Bali pada umumnya dan Denpasar pada khususnya. Masalah sampah tidak akan tuntas jika tidak mendapatkan perhatian serius oleh pemegang kebijakan.

Mestinya dari zaman dulu kita sudah harus keluar dari masalah klasik Kota Denpasar yaitu persoalan sampah. Yang paling utama bagaimana pemerintah mampu menyediakan fasilitas untuk pengolahan dan pengelolaan sampah.

"Jangan sampai pemerintah hanya bisa memberikan saran kepada masyarakat untuk memilah sampah organik dan organik, namun di satu sisi sampah masih banyak menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang salah satunya terjadi di TPA Suwung," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira, ST, Rabu (6/1).

Menurutnya, pemerintah harus serius dalam mengelola lahan yang berlokasi di TPA Suwung dengan teknologi canggih. Masalah anggaran yang diperlukan masih bisa dihitung kalkulasinya oleh pemerintah nantinya, asalkan sampah bisa tertangani dengan baik.

Sembari menambahkan, Kota Denpasar merupakan Kota kecil dengan segudang kompleksitas sampahnya. Prediksi peningkatan sampah di Kota Denpasar mustinya harus sudah segera dapat diatasi.

Dirinya juga menyampaikan, pemerintah jangan hanya sebagai simbol pemimpin saja. Melainkan harus mengetahui sejauh mana perkembangan penduduk dan penambahan pembangunan rumah tinggal.

Dalam pembangunan satu rumah pasti akan berdampak pada sampah, kemacetan, pendidikan dan kesehatan yang kian harinya akan terus bertambah.

"Ini yang segera dicarikan solusinya oleh pemerintah, dan jangan hanya sebatas pemerintah mencari pencitraan semata. Kalau masalah yang kompleks masih banyak terjadi di masyarakat," tambahnya.

Dijelaskan, mustinya harus ada keseriusan dari pemerintah. Itu kunci utamanya. Masalah dana kita kan punya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang nantinya bisa digunakan. Mustinya kita harus fokuskan selama setahun pada anggaran ini untuk masalah sampah.

"Masyarakat harus sadar dan jangan meminta ini dan itu untuk pembangunan jika ingin masalah sampah ini terselesaikan," jelas Wandhira, politisi Golkar asal Sanur Kauh Denpasar Selatan.

Sembari menyampaikan, pemerintah harusnya melakukan kajian-kajian untuk menyelesaikan masalah sampah ini. Kajiannya berdasarkan data.

Kajian ini harus melibatkan Universitas yang ada di Denpasar. Saya yakin mereka pasti memiliki teknologi untuk menganalisa permasalah sampah ini. Silahkan adu argumentasi dengan analisa bagaimana pengolahan sampah di Denpasar.

Karena Universitas memiliki peran untuk daerahnya. Dengan beradu argumentasi dengan analisa ini sekaligus bisa kita lihat keilmuan dan akademis setiap Universitas di Denpasar. Akan ada presentasi mengenai masalah sampah ini.

"Jika mau dibuatkan sayembara. Jika presentasinya bagus dan cocok untuk digunakan, mereka harus tanggungjawab sesuai keilmuannya. Dan pemerintah siap dukung dengan anggaran. Harus ada keseriusan dan keahlian dalam bidang itu," pungkasnya. (DN - Bdi)

 

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com