Serap Hasil Pertanian Lokal, Pemprov Bali Kerahkan ASN - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

7/17/20

Serap Hasil Pertanian Lokal, Pemprov Bali Kerahkan ASN


Denpasar, dewatanews.com - Pemprov Bali mengerahkan ASN untuk membeli hasil pertanian lokal yang menghadapi kendala pemasaran di tengah pandemi Covid-19. Guna mempertemukan secara langsung para petani dan ASN, untuk pertama kalinya Pemprov Bali menggelar pasar pangan murah di depan Kantor Gubernur Bali, Jumat (17/7). Kegiatan betajuk ‘gelar pangan murah’ tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan Covid-19 seperti kewajiban menggunakan masker dan menjaga jarak selama transaksi jual beli berlangsung.

Gelar pangan murah kali ini dipantau langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua TP PKK Ny. Putri Suastini Koster dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Bali. ASN Pemprov Bali yang berasal dari bebagai OPD nampak antusias mendatangi sejumlah stand untuk membeli berbagai produk pangan yang dijual seperti sayur mayur, buah, daging ayam hingga pindang. Produk pindang yang diolah dari ikan tongkol hasil tangkapan nelayan Kusamba menjadi produk yang paling diminati oleh kalangan ASN. Tak butuh waktu lama, pindang hasil produksi kelompok usaha Segara Mina Kusamba ini ludes terjual.

Tak hanya memantau pelaksanaan gelar pangan murah, melalui pengeras suara Ny. Putri Koster juga menyemangati ASN untuk membantu para petani dengan membeli berbagai produk yang ditawarkan. “Ayo bapak-bapak dan ibu-ibu, mari berbelanja, kita bantu petani. Harus membawa belanjaan pulang ya,” ujarnya tanpa canggung. Tak hanya menyemangati ASN untuk berbelanja, perempuan yang dikenal sebagai seniman serba bisa ini juga memborong dagangan petani untuk dibagi-bagikan kepada tenaga kebersihan, satpam dan pegawai kontrak yang kebetulan berkunjung ke pasar murah. Seorang penyandang disabilitas yang kebetulan lewat juga tak luput dari perhatiannya. Arif Pangestu (52) penyandang disabilitas yang duduk di kursi roda karena kehilangan kedua kakinya memperoleh bingkisan berupa beras dan sayur dari istri orang nomor satu di Bali ini.

Ny. Putri Koster mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan gelar pangan murah yang mempetemukan petani dan ASN Pemprov Bali. Selain membantu para petani dalam menyalurkan produk mereka, menurutnya kegiatan ini juga bertujuan mengurai keramaian di pasar tradisional. “Dengan mendatangkan langsung petani ke sini, ASN tak perlu lagi pergi ke pasar. Itu artinya kita sudah mengurai keramaian,” ujarnya. Oleh sebab itu, ia mengusulkan kepada Gubenur Bali agar kegiatan ini menjadi agenda rutin yan dilaksanakan setiap hari Jumat. Agar tak terpusat di satu titik dan memicu kerumunan, ia menyarankan agar gelar pangan murah dilaksanakan di tiap kantor OPD. “Undang petani untuk datang dan beli produk mereka. Itu akan sangat membantu penyaluran produk pertanian yang tekendala pemasaran di era Covid-19,” tambahnya. ASN Pemprov yang jumlahnya puluhan ribu diminta memanfaatkan kegiatan pasar murah dalam memenuhi kebutuhan pangan mingguan. “Setiap hari Jumat agendakan untuk membeli segala kebutuhan di sini, sehingga pada akhir pekan tak perlu lagi ke pasar,” harapnya. Putri Koster menyebut, saat inilah masyarakat lokal punya kesempatan menikmati produk pangan berkualitas yang sebelumnya hanya menjadi konsumsi tamu di hotel-hotel berbintang dengan harga yang cukup terjangkau. “Kalau sebelumnya, sayur seperti brokoli, kailan atau romaine kan hanya dipasok ke hotel dan harganya mahal. Sekarang kita bisa nikmati dan ternyata rasanya sangat enak,” ucapnya. Pada pelaksanaan minggu-minggu berikutnya, ia menyarankan agar lapak pedagang bisa ditata di bawah pohon di areal Kantor Gubernur. Selain menarik secara estetika, pola itu sebagai bagian dari penerapan protokol jaga jarak.

Di sela-sela pelaksanaan pasar murah, Putri Koster juga mengkampanyekan penggunaan tas ramah lingkungan. Sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, ia minta pengunjung untuk selalu ingat membawa tas ramah lingkungan saat berbelanja. Sebaliknya, pedagang juga dilarang menyediakan tas kresek. “Ayo kita taati peraturan gubernur tentang pembatasan timbulan sampah plastik untuk menjaga klestarian lingkungan,” ajaknya. Selain itu, Putri Koster juga membagi-baikan brosur edukasi Covid-19 yang dirancang langsung oleh Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana menerangkan bahwa kegiatan serupa sebelumnya telah rutin digelar setiap hari Jumat di halaman kantornya. Mulai Jumat ini, gelar pasar murah produk pertanian juga dilaksanakan di areal Kantor Gubernur yang kebetulan lokasinya berdampingan dengan Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar. Dengan lokasi pelaksanaan di depan Kantor Gubernur, kegiatan ini diharapkan menarik perhatian masyarakat yang tengah berolahraga sehingga lebih banyak lagi yang berbelanja.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here