IHSG Berpotensi Terkoreksi Terbawa Pelemahan Bursa Global - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

6/10/20

IHSG Berpotensi Terkoreksi Terbawa Pelemahan Bursa Global


Jakarta, dewatanews.com - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, berpotensi terkoreksi terbawa pelemahan bursa saham global. Pada pukul 09.49 WIB, IHSG melemah 27,94 poin atau 0,56 persen ke posisi 5.007,11. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 6,99 poin atau 0,89 persen menjadi 775,65. 

"IHSG hari ini kami perkirakan berpeluang kembali melemah seiring pelemahan bursa global. Sentimen negatif juga datang dari kembali naiknya jumlah positif COVID-19 di Indonesia, di mana pada hari kemarin lebih dari 1.000 orang dilaporkan positif," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Rabu (10/6) pagi.

Bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup dengan kecenderungan melemah. Aksi ambil untung melanda bursa AS setelah dalam seminggu terakhir mengalami kenaikan. Hal tersebut membuat indeks Dow Jones turun 1,09 persden dan S&P500 melemah 0,78 persen. 

Sedangkan Nasdaq masih dapat terangkat 0,29 persen didukung saham-saham teknologi yang membuat indeks Nasdaq berada di level tertinggi sepanjang masa mendekati level 10.000. Sentimen positif bagi bursa AS masih datang dari pembukaan lockdown yang mengindikasikan adanya pemulihan ekonomi, termasuk pembukaan lapangan pekerjaan baru. 

Namun para pelaku pasar sedang menunggu hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang sedang berlangsung. Investor menunggu apakah ada perubahan suku bunga, stimulus baru serta arah pandangan The Fed mengenai ekonomi AS kedepannya. Dari pasar komoditas, pada perdanganan semalam, harga minyak sempat menguat. Brent naik 0,66 persen dan WTI menguat 1,96 persen dengan berlangsungnya pertemuan OPEC+ yang membahas pemotongan produksi minyak global. 

 pagi ini WTI terpantau melemah 1,98 persen ke level 38,17 dolar AS per barel setelah para pelaku pasar sedikit kecewa OPEC+ hanya setuju untuk memotong 9,7 juta barel per hari hingga bulan Juli 2020 saja. Bursa saham regional pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 24,19 poin atau 0,1 persen ke 23.115,22, indeks Hang Seng turun 44,47 poin atau 0,18 persen menjadi 25.012,75, dan indeks Straits Times menguat 7,89 poin atau 0,28 persen ke 2.802,06. (DN - Ant)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here