Gubernur Koster Tegaskan Bali "Kota Hantu" Tidak Benar - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

2/23/20

Gubernur Koster Tegaskan Bali "Kota Hantu" Tidak Benar


Mangupura, Dewata News. Com - Pariwisata Bali saat ini masih ramai dikunjungi puluhan ribu wisatawan baik domestik maupun mancanegara masih berkunjung ke Bali. Ini menunjukkan bahwa Bali masih sebagai destinasi pariwisata terbaik di dunia. Selain itu Bali juga masih nyaman dan menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan ditengah dampak wabah virus corona yang melanda Wuhan, China. Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster usai  menghadiri peluncuran Calendar of Even Tahun 2020 Kota Banjarmasin, di Pantai Double Six, Kuta, Badung pada Sabtu (22/2) malam.

"Jangan percaya pada pemberitaan di beberapa media yang mengatakan Bali sebagai kota hantu. Berita tentang Bali jadi kota hantu saya tegaskan itu tidak benar, karena apa yang kita lihat sekarang, Bali masih hidup pariwisatanya," tegas Koster dalam wawancara dengan awak media.

Untuk itu, Gubernut Koster mengundang masyarakat dunia untuk tidak takut datang ke Bali, karena hingga saat ini Bali masih aman dan Ia berharap musibah virus Corona bisa segera diatasi.

Disisi lain, Gubernur Koster menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dari Kota Banjarmasin untuk menggelar acara peluncuran Calendar of even di Bali dalam upaya memajukan dan mempercepat pembanguanan perekonomian Banjarmasin melalui sektor pariwisata.  Dengan potensi wisata alam sungai serta budaya yang dimilki Banjarmasin, Gubernur Koster optimis pariwsata Banjarmasin bisa berkembang. 

"Untuk itu perlu terus didorong pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata, membangun keramah tamahan masyarakat serta meningkatkan sinergitas baik dengan pemerintah pusat maupun antar provinsi dan kabupaten/kota," ujarnya.

Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini juga menambahkan bahwasannya sektor pariwisata saat ini tengah menduduki urutan kedua sebagai sektor yang dapat membangun perekonomian setelah minyak bumi dan gas. Dengan pariwisata yang didukung kerajinan khas daerah akan memberi dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kedepan pariwisata akan menjadi peringkat satu yang berkonstribusi pada perekonomian daerah,mengingat minyak bumi dan gas kecendrungan ketersediaannya akan menurun," imbuhnya.

Untuk itu, Gubernur Koster siap mendukung dan berkolaborasi dengan Bamjarmasin untuk membangun dan mengembangkan pariwisata. Bahkan Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini akan memasukkan Banjarmasin sebagai salah satu destinasi wisata  Bali and beyond. Kedepan kolaborasi dan kerjasama akan terus dibangun untuk memajukan pariwisata kedua wilayah pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. 


Sementara itu Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan apresiasi atas sambutan serta dukungan dari Pemprov Bali untuk pengembangan pariwisata di Kota Banjarmasin. 

Ibnu Sina menyampaikan bahwa Banjarmasin memiliki seribu sungai dan menjadi kota dengan sungai terindah di Indonesia. Untuk itu pihaknya optimis , dengan  potensi alam serta budaya yang dimiliki sektor pariwisata bisa menjadi sektor penggerak pertumbuhan perekonomian daerahnya. 

Dengan peluncuran Calendar of Even 2020 di Bali ini, Ibnu Sina berharap akan menjadi titik awal yang baik bagi upaya membangun branding Banjarmasin dan merupakan momentum untuk belajar pariwisata langusng  dari pusat pariwisata dunia yaitu Bali. 

Acara peluncuran Calendar of Even 2020 Kota Banjarmasin pada malam hari ini juga diisi dengan pameran kerajinan Banjarmasin, pentas seni dan budaya. Turut hadir pada kesempatan ini perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali dan Kalimantan Selatan, Jajaran Forkopimda Banjarmasin, para pelaku pariwisata Bali dan Banjarmasin serta undangan lainnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here