3000 Bibit Pohon Ditanam Untuk Hijaukan Gerokgak - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

2/9/20

3000 Bibit Pohon Ditanam Untuk Hijaukan Gerokgak


Buleleng, Dewata News. Com - Kecamatan Gerokgak, merupakan salah satu kecamatan di Buleleng, yang banyak memiliki lahan kering. Saat musim kemarau kerap terjadi kesulitan air bersih akibat sumber air mengering. Kondisi ini terjadi hampir setiap tahunnya. Selain mengalami masalah kekeringan, di kecamatan Gerokgak juga terjadi permasalahan abrasi lahan sekitar pantai. Guna mengatasi permasalahan yang ada penanaman pohon mulai terus digencarkan saat musim penghujan ini. 

Program Hijaukan Gerokgak, mulai dirancang oleh Karang Taruna Yuwana Kerta Sancaya Kecamatan Gerokgak, pada akhir tahun 2019 lalu. Program ini, merupakan suatu gerakan bersama untuk menjaga kelestarian alam yang ada di Kecamatan Gerokgak, serta diharapkan nantinya dapat mengatasi permasalahan kekurangan sumber air dan abrasi yang terjadi saat ini.

Gerakan Hijaukan Gerokgak 2020, merupakan gerakan pertama kali, yang menyasar 8 desa di Kecamatan Gerokgak diantaranya, Desa Pengulon, Desa Sumber Kima, Desa Pemuteran, Desa Musi, Desa Penyabangan, Desa Tinga-tinga, Desa Banyu Poh,  dan Desa Patas. Hal itu dikatakan Putu Edi Gunawan selaku koordinator kegiatan Hijaukan Gerokgak.

“Kegiatan ini, karang taruna yang inisiasi, sebagai bentuk nyata kami untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap alam, bagi masyarakat gerokgak. Dari permasalahan yang terjadi kami mencoba mencarikan solusinya, semoga gerakan Hijaukan Gerokgak, bisa berhasil dan berdampak nyata bagi masyarakat, walau butuh waktu yang lama, semua ini tidak instan” ujarnya pada Minggu (9/2).


Dari Sembilan desa yang menjadi target Hijaukan Gerokgak, bibit pohon yang ditanam disesuaikan dengan kebutuhan di setiap desa. Di Desa Pengulon ditanam pohon  mangrove, di Desa Sumber Kima di pusatkan di sekitar Plataran menjangan ditanam mangrove dan pohon intaran yang merupakan  pohon endemic serta di lahan desa yang ditanam sawo kecik dan beringin. Desa Pemuteran ditanam mangrove. Desa Musi ditanam bibit pohon majegau, gaharu, intaran, dan sawo kecik. Desa Penyabangan ditanam mahoni. Desa Tinga Tinga yang ditanam mahoni, sawo kecik. Banyupoh ditanam majegau dan Mahoni. Desa Patas ditanam sawo kecik, mahoni, ampupu, majegau, dan gaharu.

“Seluruh bibit yang kami tanam, akan kami pantau terus pertumbuhannya. Pemantauan ini kami kerjasamakan dengan perangkat desa, kami ingin pastikan berapa jumlah pohon yang hidup," tambahnya.

Tanam pohon telah dimulai dari sejak awal januari dan berakhir pada hari minggu 09 Februari 2020. Penanaman terakhir dilakukan di Desa Patas, dengan melibatkan Pemerintah Kec. Gerokgak, Pemdes Patas, TNI/POLRI, Karang Taruna Desa Patas, Karang Taruna Kec. Gerokgak, Pramuka Peduli Lingkunga Kec. Gerokgak, dan Masyarakat Desa Patas, dengan mengambil lokasi di wilayah Subak Pengodaran Desa Patas. Total bibit pohon yang ditanam sebanyak 3000 bibit pohon yang terdiri dari bibit mangrove 1000 bibit dan tanaman hutan 2000 bibit. Seluruh bibit di dapat dari Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Unda Anyar Suwung- Denpasar. 


Gerakan Hijaukan Gerokgak, menjadi satu gerakan yang serius untuk mengatasi permasalahan air di musim kemaru dan abrasi di tepian pantai. Penanaman mangrove memang menjadi hal yang paling proritas di gerokgak, mengingat banyak masyarakat Kecamatan Gerokgak yang di hidup dari hasil laut. Menjaga ekosistem laut juga harus mendapatkan perhatian, mengingat mangrove mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Mangrove yang merupakan tumbuhan tropik yang hidup di air payau dapat mencegah perembesan air laut ke tanah daratan, mencegah pengikisan tanah oleh air, pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak laut dan tempat hidup satwa. 

Sementara Camat Gerokgak Made Juartawan, menyatakan bahwa Mangrove ini penting untuk menjaga ekosistem laut mengingay masyarakat Gerokgak banyak yang hidup dari laut sehingga mereka wajib untuk ikut menjaganya.

"Sedangkan penanaman pohon hutan, untuk mengembalikan kehijauan gerokgak dan dapat meningkatan serapan air hujan dengan adanya pohon-pohon besar," imbuhnya.

Penanaman pohon ini akan terus dilakukan, langkah awal telah ditanam 3000 bibit, kedepannya camat gerokgak berharap dapat menanam lebih banyak lagi bibit pohon yang dirawat bersama oleh seluruh warga gerokgak. (DN - KOP)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here