Kebut Pembangunan Kawasan Perdesaan, Pemkab Klungkung Susun RPKP - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

Post Top Ad

Responsive Ads Here

1/6/20

Kebut Pembangunan Kawasan Perdesaan, Pemkab Klungkung Susun RPKP


Klungkung, Dewata News. Com - Nawa Cita yang dicetuskan Presiden Joko Widodo, salah satunya membangun Indonesia dari pinggiran melalui penguatan daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Desa No 6 Tahun 2014 yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa sekaligus menekan kemiskinan. Untuk itu, Pemkab Klungkung melalui Baperlitbang Kabupaten Klungkung memandang perlu menyusun Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP). 

Rapat Penyusunan RPKP 2020-2024 pun dikebut dan dihadiri Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, beberapa Kepala OPD terkait, Camat Nusa Penida Komang Widiasa Putra serta kelompok ahli pembangunan Kabupaten Klungkung, Ir. I Ketut Sudiarta berlangsung di ruang rapat Bupati, Senin (6/01) 

Kepala Baperlitbang Klungkung, I Wayan Wasta menjelaskan kebijakan-kebijakan dan program-program yang dijabarkan dalam dokumen tersebut nantinya bisa dipergunakan sebagai acuan dalam pembangunan terpadu kawasan perdesaan.

"Rencana ini perlu disusun untuk mempercepat akselerasi pembangunan kawasan perdesaan. Kajian RPKP Kabupaten Klungkung yang disusun ini berpijak pada pendekatan Membangun desa berbasis pariwisata”yang dapat diintegrasikan dengan perencanaan pembangunan desa khususnya di wilayah kecamatan Nusa Penida," jelasnya. 

Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam arahannya mengatakan, untuk membangun kawasan pedesaan khususnya Nusa Penida memang masih menjadi program prioritas di dalam pembangunan berkala. Program tersebut bisa dikatakan sebagai solusi untuk mengikisnya ketimpangan antara kota dengan desa maupun wilayah kepulaun dengan daratan.

"Potensi kita ada, masalah juga ada, jadi semua kita tuangkan di dalam dokumen RPKP ini. Jadi semuanya jelas, apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum dilakukan dari 2020 sampai 2024,” sebutnya. (DN - RLS)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here