Pertemuan Koordinasi Penguatan Germas Cegah Stunting - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 350)

11/26/19

Pertemuan Koordinasi Penguatan Germas Cegah Stunting


Buleleng, Dewata News. Com - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST mengungkapkan, bahwa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mendukung upaya kesehatan. Melalui penguatan germas nantinya diharapkan dapat mewujudkan derajat kesehatan yang lebih optimal. 

Karena, permasalahan kesehatan yang muncul di daerah perlu ditangani secara serius, dan hal ini harus melibatkan semua komponen masyarakat, seperti diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten Administrasi Perekonomian dan Kesra Ni Made Rousmini, saat mengadakan pertemuan koordinasi penguatan germas dalam mencegah stunting, di kawasan wisata Lovina, Senin (25/11).

Menurut Ni Made Rousmini, masalah kesehatan tidak hanya dilakukan pihak Dinas Kesehatan saja, namun harus melibatkan seluruh unsur terkait.

“Barangkali bapak/ibu sudah mendengar, kita ini sudah mendapatkan award yaitu di bidang kesehatan Kota Sehat, namun kita tidak cukup berpuas diri dalam kategori ini. Kita harus tingkatkan kedepan, yang mana ditekankan oleh bapak mendagri, bahwa masalah kesehatan tidak bisa dilakukan oleh dinas kesehatan saja, namun lintas sektoral,” ucapnya.

Rousmini menambahkan, terkait dengan hal tersebut perlu dilakukan penguatan paradigma sehat atau peningkatan promotif dan preventif serta peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi serta implementasi gerakan masyarakat hidup sehat.

Pertemuan Koordinasi Penguatan Germas berlangsung sehari, diikuti perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Buleleng, dari kecamatan, perangkat desa serta unsur terkait lainnya. (DN - TiR).--

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com