Dipicu Rebutan Lahan Berjualan, Rakit Tebas Gelis Dengan Clurit di Seririt - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 350)

8/27/19

Dipicu Rebutan Lahan Berjualan, Rakit Tebas Gelis Dengan Clurit di Seririt


Buleleng, Dewata News. Com - Hanya karena rebutan lahan untuk berjualan di sekitar lapangan umum Seririt, terjadi salah paham yang berakibat  penebasan, sehingga membuat luka.

Kejadian penebasan terjadi hari Senin pagi (26/08) pukul 08.30 Wita di depan Lapangan Seririt, Desa Sulanyah Kecamatan Seriit yang dilakukan Ketut Ratika alias Rakit yang pekerjaan sehari hari selaku buruh harian lepas berasal dari Taman Sari, Desa Sulanyah Seririt.  Terduga pelaku melakukan penebasan terhadap korban, Ketut Suarjana alias Gelis yang berasal dari Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Sulayah, Kecamatan Seriit.

Kejadian penebasan berawal dari korban pada saat itu melakukan  pengukuran lokasi tanah untuk berjualan di sekitar lapangan umum Seririt dan tiba-tiba datang terduga pelaku yang menanyakan kepada korban "siapa melarang istri saya berjualan di Seririt",. Saat korban menjawab "tidak ada", dengan tiba tiba clurit yang sudah dipegang terduga pelaku disabetkan ke arah korban sebanyak tiga kali dan mengenai tangan kiri korban, yang mengakibatkan luka pada diri korban.

Kapolsek Seririt I Made Uder membenarkan adanya kejadian penebasan dan sudah mengamankan pelaku serta melakukan pemeriksaan terhadap korban dan beberapa saksi untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.

Menurut Kapolsek, kasus ini masih dalam.proses pemeriksaan saksi-saksi untuk memenuhi unaur pidana yang diancamkan kepada terduga pelaku. 

"Untuk sementara sangkaan yang digunakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Kasus ini masih didalami untuk mengetahui motifnya", jelas Kapolsek Seririrt Kompol Made Uder. (DN - TiR).--

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com