Terkait Pindahan Pedagang, Kaling Banyuasri II Komang Awan Sayangkan PD Pasar Tak Muncul - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 350)

5/19/19

Terkait Pindahan Pedagang, Kaling Banyuasri II Komang Awan Sayangkan PD Pasar Tak Muncul


Buleleng, Dewata News. Com - Kekisruhan mewarnai awal pemindahan pedagang di Pasar Banyuasri serangkaian relokasi Pasar Banyuasri ke kawasan Terminal Banyuasri Singaraja, Minggu (19/05).

Munculnya kisruh dari para pemilik toko di seputaran Terminal maupun jalan A.Yani, Utara SPBU Banyuasri karena tertutup kendaraan bermotor, sehingga tak ada ruang keluar masuk toko.

Sebagai Kaling Banyuasri II Komang Awan, sapaan akrab Nyoman Juniarta yang mengkoordinir pemuda yang bertugas di Pasar Tumpah Banyuasri, sangat menyayangkan tidak munculnya petugas dari PD Pasar yang berwenang mengatur penempatan para pedagang.

Mirisnya, pedagang yang sudah lama berjualan tidak mendapatkan tempat untuk berjualan. Malah, muncul pedagang yang baru berjualan.

Adalah pemilik Apotek Nugraha, karena depan apotek tertutup pedagang bermobil. Pemilik Apotek juga sangat menyenangkan ketidakhadiran dan koordinasi dari pihak-pihak terkait dengan pemindahan pedagang ke kawasan Terminal Banyuasri.

Sementara Kadis Perhubungan Kabupaten Buleleng Gde Gunawan.AP, beberapa hari lalu menyebutkan, bahwa keberadaan Terminal Banyuasri sudah diserahkan pengelolaannya kepada PD Pasar Buleleng dan Dinas PUPR Kab.Buleleng dalam pemanfaatan untuk para pedagang.

"Selama proses pelaksanaan relokasi Pasar Banyuasri, maka terminal dipindahkan ke Terminal "Cargo" (Terminal Barang)", jelasnya.

Untuk diketahui, bahwa para pedagang yang sudah menempati kawasan Terminal Banyuasri, sejak tengah malam dan sekitar pukul 11.00 Wita Terminal penuh meja para pedagang. (DN - TiR).--

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com