Gung Ronny Dukung Pemanfaatan Produk Lokal Bali - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 350)

3/2/19

Gung Ronny Dukung Pemanfaatan Produk Lokal Bali


Denpasar, Dewata News. Com -  I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya yang akrab disapa Gung Ronny mengatakan guna memenuhi kebutuhan industri perhotelan terhadap buah, daging dan makanan lain, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Bali mustinya harus bisa memenuhi pasokan, baik itu pasokan dari Bali sendiri maupun luar Bali. "Bahkan bisa dirasakan kalau  pertanian dan peternakan Bali belum bisa menyiapkan jumlah produk secara konsisten," ujar Gung Ronny, Sabtu (2/3).

Menurut calon legeslatif (caleg) DPRD Bali dapil Kota Denpasar dari Partai NasDem nomor urut 5, dengan kondisi tersebut, maka tidak memungkinkan kalau pasokan luar Bali tidak bisa dikesampingkan. Kendati demikian, kondisi tersebut dipastikan tidak merugikan petani Bali, sebab melalui Pergub 99 Tahun 2018 tentang pemanfaatan produk pertanian dan peternakan lokal, industri akan menyerap hasil setiap panen. "Belum tentu produk kita ini mencukupi kebutuhan yang ada, yang kita minta itu pada saat panen wajib menggunakan yang punya Bali," ucapnya.

Gung Ronny menjelaskan mekanisme lain yang disiapkan pemerintah dalam menjaga kestabilan produk. Jika tidak dipersiapkan mekanisme tersebut, tentu akan memberi kerugian pada Bali. Selama ini Gubernur Bali juga terus berupaya untuk terus menggerakkan pemanfaatan produk lokal tersebut, sehingga jangan sampai produk lokal yang ada diabaikan begitu saja. "Kita punya produk lokal tentu harus terus dibudidayakan dengan baik," imbuhnya.

Ditambahkan, dengan telah dikelurkanya Pergub 99 Tahun 2018 tentang pemanfaatan produk pertanian dan peternakan lokal ini. Sebagai orang Bali dan masyarakat Bali harus benar-benar memanfaatkan dan melestarikan buah lokal. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com