PT ISM Tambah 3 Hotel lagi Pelanggar Hak Cipta di ajukan ke Mejah Hijau - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

11/1/18

PT ISM Tambah 3 Hotel lagi Pelanggar Hak Cipta di ajukan ke Mejah Hijau


Denapsar, Dewata News. Com - PT Inter Sport Marketing (ISM) selaku satu-satunya perusahaan di Indonesia yang mendapatkan lisensi dari FIFA atas konten siaran langsung Piala Dunia 2014 Brazil dari  FIFA yang berkedudukan di Zurich, Swiss, telah memantau bagaimana kami diperlakukan oleh sebagian hotel dan restoran di Bali yang tidak mau membayar royalti. “Padahal mereka menyiarkan Piala Dunia (PD) 2014 Brasil untuk tujuan komersial,” dan atau ditempat komersial  ujar kuasa hukum PT ISM, Fredik Billy, SH,.

PT.ISM tidak main-main untuk melakukan upaya hukum thd para pelanggaran Hak Cipta. Selain yg sudah  dilakukan upaya hukum sejak tahun 2015 dan sedang akan digugat lagi 15 hotel maka juga disusul dengan 3 hotel lagi antara lain 1. MAHAGIRI VILLAS SANUR ,2. UNGASAN BAY VIEW HOTEL & CONVENTION, 3.ARYA EXCLUSIVE VILLA & SPA Petitenget.

Menurut Billy selaku Kuasa hukum PT. ISM , PD Brasil tahun 2014 silam sebagai pemegang lisensi dari FIFA, PT ISM sudah memberitahukan kepada seluruh hotel agar menghubungi PT ISM terkait siaran PD Brasil tahun 2014. Ternyata tidak banyak yang merespons, malah ketika PD berlangsung hotel-hotel menyiarkannya tanpa bayar royalti. “Memang akhirnya kasus itu bermuara ke ranah hukum, dan akhirnya bisa dimenangkan semua perkara tersebut,” terangnya.

Lebih jauhnya, Fredik Billy menjelaskan, sebagai Pemegang lisensi tentunya  PT ISM berhak untuk  menggugat. Apalagi kemarin ada 400 hotel yang melanggar menyiarkan PD tahun 2014 tanpa ada laporan sedikitpun, dan untungnya dari pihak hotel beberapa  mau melakukan jalan damai. Akan tetap diperkirakan masih ada 60 hotel dari 400 hotel yang menyiar tanpa ada pemberitahuan. Ini yang masih diperkarakan hingga saat ini oleh PT ISM, paling tidak bisa dilakukan upaya hukum sampai tuntas nantinya,” terang Fredik Billy.

Fredik Billy juga berharap, persoalan yang terjadi selama siaran langsung PD 2014 antara PT ISM dengan sejumlah hotel di Bali bisa segera selesai dengan elegan. 

Ditambahkan, PT ISM juga telah mengeluarkan dana USD 54 juta untuk mendapatkan lisensi PD 2014. Kami mengeluarkan dana tidak sedikit untuk mendapatkan lisensi itu. Kalau bukan untuk tujuan komersial, PT ISM tidak akan mempermasalahkan pihak-pihak yang menyelenggarakan nonton bareng (nobar).  Tapi yang menyelenggarakan hotel-hotel untuk tujuan komersial. Ini yang tidak kami terima tanpa adanya pemberitahuan, namun kami tetap membuka diri bagi  para pelanggar  hak cipta tersebut untuk dapat melakukan mediasi dan berdamai. (DN - Bdi)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com