Gubernur Pastika Dorong Generasi Muda Untuk Berani Bicara - Dewata News

Breaking News

Home Top Ad

Gold Ads (1170 x 250)

5/27/18

Gubernur Pastika Dorong Generasi Muda Untuk Berani Bicara


Denpasar, Dewata News. Com - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendorong para generasi muda untuk berani tampil bicara dan mengemukakan pendapat. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Bali dalam orasinya di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar,  Minggu (27/5). 

Lebih jauh dalam orasinya, Gubernur Pastika menyampaikan dalam Bali Mandara, huruf M dalam Mandara berarti Maju dimana diharapkan masyarakat Bali khususnya para generasi muda memiliki pemikiran maju, bisa mengikuti perkembangan yang ada,  berani berpendapat termasuk berani untuk menyampaikan kritik. Demikian pula halnya Pemimpin Bali kedepannya, juga diharapkan mau menerima kritikan dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk berpendapat dan menyampaikan aspirasinya. 

"Mindset kita harus maju, harus belajar dan  berani untuk berbicara menyampaikan pendapat. Kita ciptakan alam demokrasi, jangan  koh ngomong dan  menggerutu dibelakang, " imbuhnya. 

Ditambahkan Pastika, para generasi muda juga diharapkan terus meningkatkan kualitas diri dan bersiap menghadapi perubahan yang bercirikan terjadinya 6D yaitu digitalisation, disruption, deception,demonetization, dematerialization dan  democratization. Untuk itu generasi  muda harus terus belajar sehingga siap bersaing dalam menghadapi perubahan bukan sebaliknya tergilas oleh perubahan yang terjadi. 

Pada bagian lain, orang nomor satu di Bali ini juga mengingatkan para orang tua khususnya yang memiliki anak usia Sekolah Dasar untuk memperhatikan pertumbuhan putra putrinya. Dimana berdasarkan pada hasil survey didapatkan bahwasannya 60% anak SD kondisi tubuhnya tidak bugar, 70% postur tubuhnya tidak ideal dan 90% tidak suka konsumsi sayur dan ikan. Hal ini akan memberi pengaruh baik terhadap perkembangan fisik maupun mental anak bersangkutan. Untuk itu, Gubernur meminta agar para orang tua memberi perhatian terhadap perkembangan anak anak mereka. 

PB3AS pada pagi hari ini juga diisi dengan sosialisasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)Tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2018/2019. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ni Made Metti Utami dalam orasinya menyampaikan bahwasanya PPDB untuk tahun ini dibuka melalui empat jalur. 

Yang pertama adalah jalur alasan khusus yang meliputi perpindahan tugas orang tua , anak pendidik atau tenaga kependidikan , bina lingkungan lokal serta inklusi. Untuk jalur kedua yaitu melalui jalur prestasi kemudian jalur keluarga tidak mampu dan jalur zonasi untuk jalur ketiga dan keempat. Baik untuk jalur alasan khusus, jalur prestasi maupun jalur keluarga tidak mampu calon peserta didik hanya boleh melakukan pemilihan di satu sekolah sedangkan untuk jalur zonasi calon penerima didik bisa memilih maksimal 3 sekolah. Ditambahkan Metti Utami, untuk proses pendaftaran sendiri akan mulai dibuka pada tanggal 11-12 Juni 2018 bagi jalur alasan khusus dan jalur prestasi, sedangkan untuk jalur keluarga tidak mampu pendaftaran dibuka tanggal 18-20 Juni 2018 dan jalur zonasi pada tanggal 28-30 Juni 2018. 

Selain sosialisasi pelaksanaan PPDB, podium pada pagi hari ini juga diisi dengan orasi dari Wayan Nuranta selaku Kabid Fasilitasi Pendaftaran Penduduk  Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Bali terkait pentingnya memiliki identitas baik bagi anak anak maupun orang dewasa. Ditambahkannya, untuk anak anak wajib untuk memiliki KTP anak dan setelah berumur 17 tahun wajib memiliki KTP elektronik. Dokumen kependudukan sangat penting dimiliki oleh setiap orang mengingat dokumen tersebut tidak hanya diperlukan dalam pelayanan publik, namun juga untuk penegakan hukum, penganggaran serta demokrasi. Untuk itu setiap orang wajib mengurus dokumen kependudukannya dan memiliki nomor induk kependudukan (NIK). 

Kehadiran PB3AS di Provinsi Bali mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat sebagai satu satunya daerah di Indonesia yang memberikan ruang kepada publik  untuk bicara dan menyampaikan aspirasi baik berupa saran maupun kritik terhadap pemerintahan. Untuk itu harapan keberlanjutan atas program ini disampaikan oleh Wididana atau yang lebih dikenal dengan Pak Oles serta Arjaya. 

Menurut mereka, kehadiran PB3AS telah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasinya kepada pemerintah tanpa dibatasi dengan birokrasi serta protokoler yang ada . Untuk itu pihaknya mengapresiasi kehadiran  podium ini seraya berharap pemimpin kedepannya  dapat tetap memberikan ruang yang sama  kepada masyarakat  untuk menyampaikan aspirasi, kritik dan saran mereka. 

Tampil pula Ida Bagus Yasa yang berprofesi sebagai guide, dimana dalam orasinya ia menyampaikan sejumlah kritikan terhadap pemerintahan terkait kemacetan jalan serta pembangunan hotel di Bali. Ia juga menyampaikan sejumlah masukan serta kritik terhadap calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan berlaga di Pilgub pada bulan Juni mendatang dan berharap masyarakat bersikap jeli dan memilih sesuai dengan hati nurani dalam menentukan  figur pemimpin Bali 5 tahun kedepan. 

PB3AS pada pagi hari ini juga dimeriahkan dengan penampilan apik dari Universitas Mahendradata Denpasar, yang menampilkan sejumlah lagu serta penyampaian orasi terkait pemanasan global dan upaya dalam melestarikan alam sekitar. 

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com