Buleleng, Dewata News.com — PDAM Buleleng sebagai perusahaan milik Pemkab Buleleng yang mengukir prestasi melalui kinerjanya di bidang pelayanan air bersih sejak kepemimpinan Nyoman Artha Widnyana, lagi-lagi mendulang prestasi yang patut dibanggakan oleh pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Buleleng.
Setahun dibawah kepemimpinan Made Lestariana, PDAM Buleleng mengukir
prestasi dengan memperoleh
Penghargaan Perpamsi Award 2015 kategori Kabupaten di bawah 50.000 pelanggan
PDAM wilayah IV Bali, NTB, NTT, Maluku dan Papua.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia
DR. Ir. Mochamad Basoeki Hadi Moeljono, M.Sc kepada Sekda Buleleng Ir. Dewa
Ketut Puspaka,MP mewakili Bupati Buleleng di Hotel Bidakara Jakarta pada acara Indonesia
Water and Waste Water Expo & Forum (IWWEF), Selasa (21/04) pekan lalu.
Menurut Dirut PDAM Buleleng Made Lestarian, dalam agenda dua tahunan
yang diselenggarakan Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (PERPAMSI)
tersebut, PDAM Buleleng dinilai telah memberikan kinerja pelayanan terbaik air
minum dan sanitasi. Data dalam penilaian ini diambil dari penilaian kinerja
Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air (BPPSPAM) atas audit regular
kinerja yang di laksanakan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Wujud prestasi yang diterima itu oleh Direktur Utama (Dirut) PDAM
Buleleng Made Lestariana diserahkan kepada Bupati Buleleng Putu Agus
Suradnyana,ST di ruang kerja bupati.
Bupati Agus Suradnyana usai menerima penghargaan itu kepada para awak
media menyampaikan terimakasih atas kinerja dari PDAM, sehingga bisa meraih
penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan keberhasilan Pemkab
Buleleng dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
”Penghargaan ini bukan penghargaan semu, melainkan ini merupakan
kepuasan yang sangat luar biasa, karena ini menyangkut pelayanan kepada publik,”
ungkap bupati. (DN~HuM).—

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com