
Buleleng (Dewata News) – Indonesia Memilih melalui pesta demokrasi, Pemilu Legislatif (Pileg) Tahun 2014 yang digelar pada hari Kamis (9/04) di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di kabupaten ujung utara Bali ini berlangsung damai.
Mantan Bupati Buleleng di era Orde Baru, Ketut
Wirata Sindhu didampingi Nyonya Mas Wirata Sindhu datang ke tempat pemungutan
suara (TPS) menyalurkan hak pilihnya di desa kelahirannya, Desa Banyuatis,
Kecamatan Banjar.
Sementara Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Nyonya Aries Suradnyana datang ke TPS 3 Desa Banyuatis pagi-pagi
sesuai dengan komitmennya agar Pemilu Legislatif ini mampu memberikan
pembelajaran politik yang cerdas bagi masyarakat, sehingga mampu terdidik dan
tidak berpikir negatif terhadap kegiatan politik.
”Mari kita kawal pelaksanaan Pemilu Tahun 2014 di Kabupaten Buleleng
agar dapat berjalan dengan damai, lancar dan aman. Mari kita jaga persatuan dan
kesatuan menuju damai bersama, indah penuh warna,” ungkapnya.
Sedangkan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan Ayu Wardhani Sutjidra menggunakan hak pilihnya di TPS 1 Dusun Kawanan Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan memberikan hak pilihnya di desa kelahirannya, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Dari pantauan di beberapa TPS, tidak sedikit warga lansia maupun pemilih pemula yang belum mengetahui secara pasti mencoblos lambang partai politik atau nama yang ada, sebagai cermin kurangnya sosialisasi dari lembaga penyelenggara Pemilu 2014.
Sedangkan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan Ayu Wardhani Sutjidra menggunakan hak pilihnya di TPS 1 Dusun Kawanan Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan memberikan hak pilihnya di desa kelahirannya, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Dari pantauan di beberapa TPS, tidak sedikit warga lansia maupun pemilih pemula yang belum mengetahui secara pasti mencoblos lambang partai politik atau nama yang ada, sebagai cermin kurangnya sosialisasi dari lembaga penyelenggara Pemilu 2014.
Harapan orang nomor satu di Buleleng ini mendapat sambutan positif masyarakat yang sejak pagi-pagi datang ke TPS di wilayahnya masing-masing menyalurkan aspirasinya sesuai dengan hati nuraninya untuk menentukan wakil rakyat lima tahun ke depan.
Seperti halnya di TPS 1 dan TPS 2 Banjar Dinas Witajati, Desa Selat,
Kecamatan Sukasada, warga masyarakat yang punya hak pilih sejak dimulainya
acara pemungutan suara dari KPPS setempat sudah ramai hadir dalam suasana
nyaman dan senyum. Di wilayah yang dekat dengan alam pegunungan ini melahirkan
vokalis DPRD Buleleng dari Fraksi PDIP sebagai petahana pada Pileg 2014, yakni
Putu Mangku Budiasa.
Sementara itu, Muspida Buleleng melakukan monitoring perhelatan pemungutan suara Pemilu Legislatif 2014 ini ke sejumlah TPS di Kabupaten Buleleng, seperti Kepala Kepolisian Resor Buleleng Ajun Komisaris Besar Beny Arjanto, maupun Komandan Kodim 1609 Buleleng Letkol Inf. Nugroho.
Disisi lain, Ketua Panwaslu Kabupaten Buleleng Ketut Ariyani yang melakukan pemantauan pengawasan menemukan adanya surat suara yang tertukar dari Dapil 5 ke Dapil 3 dan hal itu sudah disikapi. Hasil pengawasan yang dilakukan, Panwaslu menemukan adanya KPPS ada di samping bilik dan sudah diingatkan sebagai pelanggaran, begitu juga adanya para saksi yang ditempatkan di luar TPS sudah diingatkan juga kepada KPPS untuk menempatkan para saksi di dalam TPS.
Ketua Panwaslu Buleleng ini juga tidak menampik adanya permainan politik uang di wilayah Sukasada. (DN~TiR).—
Disisi lain, Ketua Panwaslu Kabupaten Buleleng Ketut Ariyani yang melakukan pemantauan pengawasan menemukan adanya surat suara yang tertukar dari Dapil 5 ke Dapil 3 dan hal itu sudah disikapi. Hasil pengawasan yang dilakukan, Panwaslu menemukan adanya KPPS ada di samping bilik dan sudah diingatkan sebagai pelanggaran, begitu juga adanya para saksi yang ditempatkan di luar TPS sudah diingatkan juga kepada KPPS untuk menempatkan para saksi di dalam TPS.
Ketua Panwaslu Buleleng ini juga tidak menampik adanya permainan politik uang di wilayah Sukasada. (DN~TiR).—


No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com