Dewata News - Denpasar
Meski sudah dikenal sejak lama produk kerajinan Bali masih belum bersaing dengan daerah lain. Untuk mengatasi masalah ini Bali harus mulai memperbaiki produk kerajinan melalui pengembangan desain yang lebih kreatif dan inovatif, serta meningkatkan kualitasnya melalui SDM yang professional. Demikian disampaikan ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika sekaligus membuka secara resmi acara Rakerda Dekranasda Provinsi Bali tahun 2014 di ruang rapat Dekranasda Provinsi Bali, Jumat (11/4).
Ayu Pastika menjelaskan lebih jauh produk kerajinan merupakan salah satu primadona industri kreatif Bali yang berakar pada tradisionalisme. “ Kerajinan yang berbasis kebudayaan dan kesenian mampu mempertautkan simpul-simpul ke bhinekaan yang di Bali,” ujar istri orang nomor satu di Bali ini. Menurutnya strategi pengembangan kreatif kerajinan di Bali kedepan harus memperhatikan kecenderungan pemikiran-pemikiran baru yang dikembangkan secara dinamis namun tetap memperhatikan dan memadukan pola-pola tradisi yang sudah ada.
Sementara itu ketua panitia Ni Wayan Kusumawati, SH. M.Si, yang juga kepala Dinas Perindutrian dan Perdagangan Provinsi Bali mengatakan bahwa Rakerda Dekranasda kali ini mengambil tema ‘Membangun Kreatifitas Perajin Melalui Penguatan Sinergi Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota’ bertujuan untuk memantapkan penyusunan program-program yang akan dilaksanakan tahun anggaran 2015 mendatang, sekaligus menyusun program-program Dekranasda Provinsi Bali dan kabupaten/kota tahun 2015, serta menciptakan kerjasama yang harmonis dikalangan para pengurus Dekranasda Provinsi Bali dan Kabupaten/kota se Bali dalam rangka meningkatkan kualitas produk industri kerajinan Bali yang lebih inovatif. (DN - HPB)

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com