Dewata News - Bulleng
Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta optimis program pro rakyat Bali Mandara mampu percepat pengentasan kemiskinan di Provinsi Bali terutama dikantong-kantong kemiskinan seperti di Kab. Buleleng. Demikian disampaikannya saat mewakili Gubernur Bali pada acara Simakrama dengan masyarakat Desa Bengkala, Kec. Kubutambahan, Buleleng, Selasa (8/4).
Menurutnya Program Bali Mandara yang dilanjutkan dengan Program Bali Mandara Jilid II mulai dari Bedah Rumah, Simantri, JKBM, Gerbangsadu, Beasiswa Miskin, Bantuan Penguatan Adat dan Budaya, Bali Green Province semuanya berujung pada percepatan pengentasan kemiskinan di Bali. “ Tahun 2014 kita anggarkan 1.150 Rumah Layak Huni di Bali dan khusus untuk Desa Benkale dari 50 rumah tidak layak huni yang ada sekarang kita akan bantu 15 Unit pada APBD Perubahan 2014 dan seterusnya sampai habis ditahun 2017 “ janjinya disambut tepuk riuh masyarakat yang hadir.
Sudikerta menambahkan tidak cukup hanya rumahnya saja yang layak, perlu juga dilengkapi perbaikan kesehatannya melalui JKBM, kemudian peningkatan SDM melalui beasisiwa miskin. Dalam hal penguatan perekonomiannya juga digelontorkan program Gerbangsadu sehingga dengan demikian masyarakat diberdayakan guna mewujudkan kesejahteraannya sendiri. Untuk pemerataan pembangunan penguatan infrastruktur merupakan solusi yang sangat tepat terutama dengan harapan dibangunnya Bandara Udara di Buleleng serta pembangunan Tol Kuta-Soka -Seririt tentu akan menyeimbangkan pembangunan di Bali.
Diakhir sambutannya Wagub Sudikerta meminta masyarakat Desa Bengkala dan Masyarakat Bali pada umumnya untuk menggunakan hak pilihnya sehingga dengan demikian ikut menentukan nasib bangsa kedepan. “ Tentukan Pilihan anda dengan hati nurani, pilihan boleh berbeda namun kita tetap bersaudara “ imbuhnya. Wagub juga meminta agar masyarakat tetap menjaga ketertiban, kedamaian dan keamanan sehingga pelaksanaan pemilu berjalan dengan lancar guna mewujudkan Bali yang Maju, Aman, Damai dan sejahtera.
Sementara Kepala Desa Bengkale Artana melaporkan penduduk Desa Bengkale 2.821 Jiwa atau 740 KK yang tersebar di dua banjar yaitu Banjar Dinas Kelodan dan Kajanan. Yang unik di Desa tersebut terdapat 43 orang mengalami disabilitas bisu tuli dan RTM Sasaran 163 KK yang dikatagorikan sangat miskin, miskin dan hampir miskin.
Kunjungan Wagub diharapkan program-program Bali Mandara semakin banyak masuk kedesanya dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan membantu penyandang disabilitas, para lansia dan para siswa miskin. Dengan masuknya program Gerbangsadu kedesanya tentu akan memperkuat ekonomi kerakyatan dan dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat didesanya. Artana juga berharap agar pemerintah membantu pembangunan 2 Meru tumpang Pitu dan Solas yang kondisinya sangat memperihatinkan.
Pada kesempatan tersebut juga dipentaskan tarian unik Jangger Kolok yang telah ada sejak jaman dahulu dan mereka mampu menarik perhatian peserta simakrama. Wagub Sudikerta juga melakukan penanaman pohon Kelapa Salah untuk mendukung program penghijauan di Desa Bengkale. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali I Made Arjaya, para kepala SKPD Dilingkungan Pemprov Bali dan Masyarakat Desa Benkala. (DN - HPB)

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com