
Buleleng (Dewata News) – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buleleng Nyoman Sugawa Korry menilai, proses demokrasi pada Pemilu Legislatif yang digelar tanggal 9 April 2014 ini sudah berlangsung lebih baik tapi perlu lebih disempurnakan.
”Proses demokrasi Pemilu Legislatif 2014
ini sudah lebih baik, tapi perlu lebih disempurnakan agar partai politik
(parpol) maupun calon legislatif (caleg) peserta Pemilu konsisten terhadap komitmen
kesepakatan yang ditandatangani,” ungkapnya ketika ditemui di Sekretariat DPD
Partai Golkar Kabupaten Buleleng, Singaraja, Rabu (9/04) sore.
Sebagai warga negara yang baik, Caleg
petahana Anggota DPRD Bali asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng ini
menggunakan hak pilihnya bersama istrinya di TPS9 Banjar Dinas Ambengan, Desa
Peguyangan Timur, Denpasar.
Tidak konsisten parpol maupun caleg
terhadap aturan yang ada, Sugawa Korry mencontohkan, adanya kampanye
terselubung ke sekolah-sekolah, baik sebagai inisiatif caleg itu sendiri maupun
atas undangan kepala sekolah. Termasuk pula adanya indikasi kampanye
terselubung di Undiksha Singaraja itu.
”Partai Golkar dalam melaksanakan proses
demokrasi ini berkeinginan untuk menang tapi akan lebih penting menyikapinya dengan
politik santun dan taat aturan yang ada. Ketika Golkar menang tidak akan
menunjukkan eviora berlebihan,” tegasnya.
Terkait proses demokrasi pada Pemilu
Legislatif 2014 ini, Sugawa Korry menegaskan, secara realistis akan memenangkan
25% dari target 30%. (DN~TiR).—
No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com