Dana BKK Akan Diberikan Secara Provorsional

Buleleng, Dewata News. Com —  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bali Nyoman Lihadnyana menyatakan, kedepan p...


Buleleng, Dewata News. Com — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bali Nyoman Lihadnyana menyatakan, kedepan pengalokasian dana bantuan keuangan khusus (BKK) di masing-masing desa pakraman akan dilakukan secara provorsional.

”Jika pada tahun-tahun sebelumnya pengalokasian dana BKK di masing-masing desa pakraman dilakukan secara merata, namun kedepan akan diupayakan dilakukan secara provorsional. Dimana desa pakraman yang jumlah warga masyarakatnya banyak tidak sama perolehan dana BKK-nya dengan desa pakraman yang memiliki anggota masyarakat sedikit”, kata Kadis PMD Provinsi Bali NyomanLihadnyana pada acara Sosialisasi Pemanfaatan Dana BKK di Gedung Mr I Gusti Ketut Pudja eks Pelabuhan Buleleng, Senin (05/02).

Disisi lain, Kadis PMD Bali ini menekankan, bahwa perlu kajian mendalam terhadap regulasi yang mengatur pengalokasian dana BKK. Dengan demikian warga masyarakat yang menerima dana BKK benar benar merasakan keadilan.

Kepala Dinas PMD Provinsi Bali, Lihadnyana juga menyatakan, penyaluran dana BKK yang selama ini melalui desa dinas juga perlu dilakukan kajian. Kedepan regulasi yang mengatur pengalokasian dana BKK juga harus diperbaharui lewat perubahan perda. Dengan demikian pengalokasian bisa langsung dari Pemerintah Provinsi Bali ke desa pakraman.

Sementara itu Kepala BPMD Kabupaten Buleleng, Gede Sandiyasa memaparkan, jumlah dana BKK tahun 2018 sebesar Rp63.450.000.000. Jumlah dana BKK ini diperuntukkan bagi 169 desa pakraman, 304 subak dan 272 subak abian. Masing-masing desa pakraman mendapat dana Rp225 juta, sementara untuk subak dan subak abian dijatah masing masing Rp50 juta. (DN ~ TiR)

Berita Terkait

Kabar Buleleng 4558175053428070770

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

YURA Shop

item