Terkait Kondisi Gunung Agung, Gubernur Pastika Himbau Masyarakat Tetap Tenang

Karangasem, Dewata News. Com -  Beredarnya informasi yang simpang siur belakangan ini di masyarakat terkait kondisi Gunung Agung menda...



Karangasem, Dewata News. Com - Beredarnya informasi yang simpang siur belakangan ini di masyarakat terkait kondisi Gunung Agung mendapat perhatian khusus dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Orang nomor Satu di Pemprov Bali tersebut menghimbau kepada masyarakat untuk tenang dan tidak termakan informasi yang tidak benar atau belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastika meminta kepada masyarakat untuk mendengarkan dan mematuhi informasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah. Terkait dengan kondisi Gunung Agung yang berada di level III (Siaga), Gubernur Pastika telah membentuk tim tanggap darurat yang bertanggungjawab atas segala keperluan penanganan bencana. Hal tersebut terungkap saat Gubernur Bali melaksanakan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait di kantor BPBD Kabupaten Karangasem, Selasa (19/9).

"Terkait dengan kondisi Gunung Agung saat ini berada di level Siaga, saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, jangan panik. Ikuti petunjuk yang diberikan oleh Pemerintah, kalau disuruh untuk mengungsi, ya ikuti. Ini demi kebaikan kita semua,"ujar Pastika.

Ditambahkan Pastika, untuk penanggungjawab seluruh kesiapsiagaan bencana ada pada Bupati Karangasem dengan pelaksana kegiatan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem. Pastika juga telah memerintahkan untuk segera membangun tenda pengungsian dan mempersiapkan segala keperluan apabila hal terburuk terjadi. Ia juga menghimbau masyarakat untuk mengungsi demi meminimalisir adanya korban jiwa seperti halnya yang terjadi saat Gunung Agung meletus ditahun 1963 silam. Pastika juga meminta agar para lansia, ibu hamil, orang cacat, orang dengan gangguan jiwa, anak-anak atau balita diutamakan mengungsi.

"Saya minta untuk segera dibangun tenda dan siapkan segala keperluan pengungsian. Kita harus siap semuanya, dengan kesiapan yang ada, kita berharap tidak ada korban," harapnya.

Dijelaskan Pastika, saat ini pemerintah baik Kabupaten dan juga Provinsi serta Pemerintah Pusat telah siap dengan segala keperluan yang dibutuhkan oleh pengungsi termasuk keamanan dimana Pastika telah memerintahkan pihak keamanan baik Polisi maupun TNI untuk melakukan patroli ke wilayah Desa yang ditinggalkan warganya mengungsi. Hal ini menurut Pastika untuk memberikan rasa aman kepada warga dan meminimalisir terjadinya aksi pencurian.

"Saya minta Polres dan Kodim untuk menurunkan anggotanya melakukan patroli ke Desa yang ditinggal warganya untuk mengungsi. Jangan sampai ada tindakan pencurian, biasanya saat seperti ini akan ada saja yang memanfaatkan kondisi. Kita ingin memberikan rasa aman kepada warga," imbuh Pastika.

Usai melaksanakan rapat koordinasi, Gubernur Pastika selanjutnya menuju Pos Pemantau Gunung Agung, di Desa Rendang untuk melihat langsung aktivitas Gunung Agung melalui alat Seismometer serta mendengar penjelasan langsung dari Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, Kasbani. Menurut Kasbani, hasil pemantauan hari ini sudah terjadi 200 kali lebih gempa Vulkanik yang dicatat pos pemantauan Gunung Agung. Ditambahkan Kasbani, aktivitas Gunung Agung terus mengalami peningkatan seperti adanya asap ketinggian hingga 200 meter dari puncak Gunung Agung. Untuk itu, ia meminta masyarakat yang ada di radius 6 sampai 7 KM dari kawah untuk segera mengungsi dan mencari tempat yang aman.

Sementara itu, kepada awak media Gubernur Pastika dalam kesempatan tersebut juga meminta kepada media massa tidak memberitakan secara berlebihan,  hal itu akan berdampak buruk dan keresahan di masyarakat.

"Saya meminta peran serta saudara-saudara, jangan memberitakan yang lebay. Ya, itu yang saya harapkan terus terang saja. Tenangkan, ini kan kita sudah siap semua. Boleh lihat kesiapan kita seperti apa ya. Saya yakin semua akan bisa kita atasi sebaik-baiknya," ucap Pastika.

Terkait dengan masifnya informasi yang beredar dimedia sosial termasuk yang bebau hoax, Pastika meminta tanggung jawab pengguna media sosial. Menurutnya pegiat sosial media harus pintar dan bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi.

"Ya kepada medsos (media sosial) juga saya minta tanggung jawabnya ini. Masak ingin menyusahkan orang yang sudah susah. Dosanya besar sekali," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Wisnu Widjaja.

Berita Terkait

Breaking News 7890821793091295852

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

Event Partner

YURA Shop

Populer

item