Di PB3AS, Gubernur Pastika Ceritakan Kunjungannya ke Kumamoto, Jepang

Denpasar, Dewata News. Com - Selama hampir seminggu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika berkunjung ke Kumamoto, Jepang didampingi oleh Kep...


Denpasar, Dewata News. Com - Selama hampir seminggu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika berkunjung ke Kumamoto, Jepang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana, dan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, I Wayan Serinah. Selama berada di Negeri Sakura tersebut, Gubernur Pastika berkesempatan untuk melihat beberapa progran unggulan yang dimiliki pemerintah Kumamoto seperti Pertanian, Kesehatan, Pariwisata serta Pendidikan. Hal itu menurut Pastika sejalan dengan program yang dimiliki Pemprov Bali melalui program Bali Mandara-nya.

Hal itu diceritakan Pastika di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar pada Minggu (20/11) pagi.

Menurut Pastika, kunjungannya ke Kumamoto sebagai bentuk kunjungan balasan karena Gubernur Kumamoto Prefecture Ikuo Kabashima, terlebih dahulu mengunjungi Bali pada bulan Juli 2015 silam. Pastika yang diundang khusus oleh Pemerintah Kumamoto tersebut mengatakan jika ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari kunjungannya ke Kumamoto.

"Saya baru semalam kembali dari Jepang (Kumamoto-red) sebagai kunjungan balasan. Kita perlu menjalin kerjasama dengan provinsi lainnya di luar negeri yang memiliki potensi daerah yang sama dengan Bali dan tentunya berharap adanya kerjasama yang akan membawa banyak manfaat positif bagi kemajuan Bali, karena Kumamoto adalah salah satu provinsi termaju di Jepang dalam banyak hal," ujar Pastika yang kemudian mengatakan jika dirinya dalam kunjungannya tersebut berkesempatan mengunjungi unit peternakan sapi Makino di Ubuyama, salah satu desa di Kumamoto. Menurut Pastika, ketersedian pakan dan dukungan teknologi menjadi salah satu kelebihan peternakan sapi di Kumamoto dan di Jepang umumnya.

"Bibit sapi yang dipelihara di peternakan ini beratnya mulai 300 kg, kemudian dipelihara selama 16 bulan hingga menjadi seberat sekitar 800 kg dan siap dijual sehingga petani setempat dapat meraup keuntungan cukup besar. Saya berharap pola di Kumamoto ini dapat diterapkan di Bali, dengan mengajak ahli-ahlli mereka datang ke Bali. Mereka telah berjanji akan mendatangkan ahli-ahlinya dalam waktu dekat ke Bali. Upaya ini juga bertujuan mensejahterakan petani dan peternak di Bali," pungkas orang nomor satu di Pemprov Bali tersebut.

Ditambahkan Pastika, selain mengunjungi peternakan Sapi, ia juga berkesempatan mengunjungi Rumah Sakit Hewan dengan fasilitas yang cukup lengkap setara dengan Rumah Sakit mewah di Indonesia. Selain itu, mantan Kapolda Bali tersebut juga berkesempatan mengunjungi Kumamoto University dimana ada sekitar 52 orang Indonesia yang sedang menuntut ilmu disana.

"Selain ke peternakan, saya juga mengunjungi Rumah Sakit hewan yang fasilitasnya cukup lengkap. Kemudian berkunjung ke Kumamoto University, disna ada sekitar 52 orang Indonesia yang sedang menuntut ilmu. Semoga kunjungan saya ke sana dapat membawa dampak positif bagi Bali kedepannya," tutupnya. (DN - NgR)

Berita Terkait

Breaking News 4141585833091681656

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com

emo-but-icon

Siapa Calon Gubernur Bali 2018 Pilihan Anda ?

Populer

item