Kolaborasi Sungai Watch dan Relawan, Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Bersihkan Hutan Bakau Sidakarya - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

10/4/26

Kolaborasi Sungai Watch dan Relawan, Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Bersihkan Hutan Bakau Sidakarya


Denpasar, dewatanews.com – Sampah yang terbawa aliran sungai hingga pesisir menjadi perhatian dalam pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di kawasan Hutan Bakau Pantai Sidakarya, Denpasar, Minggu (4/10). Bersama Sungai Watch, masyarakat dan relawan, kader PKK dan Posyandu turun langsung membersihkan kawasan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dari hulu hingga ke laut.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang digelar serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali pada Minggu pertama setiap bulan.

Di Sidakarya, kegiatan melibatkan TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kota Denpasar, TP PKK Desa Sidakarya, TP Posyandu Provinsi Bali, TP Posyandu Kota Denpasar, Sungai Watch, masyarakat, serta para relawan.

Manajer Lapangan Sungai Watch, Made Dwi Bagiasa, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan di Sidakarya menjadi kolaborasi perdana Sungai Watch bersama TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali serta Kota Denpasar dalam membersihkan aliran sungai di kawasan pesisir Kota Denpasar.

“Harapannya ke depan tidak hanya bersih-bersih saja, tetapi bagaimana kita mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai karena semua akan bermuara ke pantai selatan kita,” ujar Made Dwi Bagiasa.

Ia menegaskan, persoalan sampah tidak dapat ditangani secara parsial. Sampah yang berasal dari permukiman maupun terbawa melalui aliran sungai dapat berakhir di kawasan pesisir hingga laut.

Karena itu, menurutnya, edukasi mengenai pengelolaan dan pengurangan sampah perlu dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Made Dwi Bagiasa juga mengapresiasi keterlibatan Ketua TP PKK dan Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster, yang dinilai turut mendorong kader dan anggota PKK untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

“Kita lihat semangat Ibu, Bunda Putri ini sebagai semangat untuk memobilisasi ibu-ibu PKK agar rutin membersihkan lingkungan di sekitarnya. Bagaimanapun juga, kita harus bijak memperlakukan sampah,” ungkapnya.

Sementara itu, Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu tidak diarahkan sekadar menjadi kegiatan bersih-bersih atau agenda seremonial. Gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran dan kebiasaan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Monitoring dan evaluasi dilakukan serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali untuk memastikan gerakan tersebut terus berjalan dan berkembang menjadi budaya di tengah masyarakat.

Gerakan dimulai dari lingkungan terkecil, seperti telajakan dan sekitar rumah, kemudian meluas ke ruang publik yang digunakan bersama. Dengan demikian, semangat kebersihan, interaksi sosial, dan gotong royong diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Bali.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com