Jembrana, dewatanews.com — Upaya menekan penularan rabies terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Jembrana. Ratusan hewan peliharaan milik warga mendapat vaksinasi rabies dan sterilisasi gratis di Lapangan Pergung, Kecamatan Mendoyo, Jumat (25/9).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) 2026, sekaligus memperkuat pencegahan dan penanganan rabies di Kabupaten Jembrana.
Pemkab Jembrana menggandeng Perkumpulan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) melalui Yayasan Seva Bhuana dalam pelaksanaan vaksinasi dan sterilisasi. Warga pun antusias membawa hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan turut meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan, pencegahan rabies membutuhkan keterlibatan pemerintah sekaligus kesadaran masyarakat dalam merawat hewan peliharaan.
Menurutnya, vaksinasi dan sterilisasi gratis menjadi salah satu upaya agar langkah pencegahan dapat menjangkau langsung masyarakat.
Tak hanya saat Hari Rabies Sedunia, pelayanan kesehatan hewan di Jembrana juga dilakukan secara rutin. Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana melaksanakan pengecekan kesehatan hewan secara gratis yang dijadwalkan bergilir setiap bulan di masing-masing kecamatan.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan I Gusti Ngurah Putu Sugiarta mengatakan, Kecamatan Mendoyo dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki populasi hewan peliharaan, khususnya anjing, yang cukup tinggi.
Ia mengimbau masyarakat yang memiliki Hewan Pembawa Rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan monyet untuk merawat hewan dengan baik, memberikan vaksinasi secara rutin, serta tidak membiarkannya berkeliaran.
Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan vaksinasi gratis dapat memantau jadwal pelayanan yang diumumkan secara berkala melalui media sosial resmi Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com