Pilkel Gianyar 2026: 145 Ribu Pemilih Gunakan Hak Suara, Mahayastra Soroti Kemandirian Desa - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

9/20/26

Pilkel Gianyar 2026: 145 Ribu Pemilih Gunakan Hak Suara, Mahayastra Soroti Kemandirian Desa


Gianyar, dewatanews.com — Sebanyak 145.499 pemilih menggunakan hak suara dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (20/9). Pemilihan yang digelar di 26 desa dengan 322 TPS tersebut berlangsung tertib dan kondusif.

Sebanyak 61 calon perbekel berkompetisi dalam Pilkel 2026. Antusiasme masyarakat terlihat di sejumlah TPS yang dipantau langsung Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Ketua DPRD Gianyar, Kapolres Gianyar, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas PMD I Gede Daging serta jajaran terkait.

Pemantauan dilakukan di sejumlah wilayah, mulai dari Kecamatan Gianyar, Blahbatuh, Tampaksiring, Tegallalang hingga Payangan.

Mahayastra mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, proses pemungutan suara berjalan dengan baik. Masyarakat juga terlihat antusias mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

“Antusias masyarakat sangat terlihat. Di sebagian besar TPS, pemungutan suara sudah berjalan dengan baik dan kedatangan pemilih juga sangat maksimal,” ujar Mahayastra.

Menurut Mahayastra, Pilkel bukan hanya menjadi momentum masyarakat menentukan pemimpin di tingkat desa, tetapi juga bagian penting dalam keberlanjutan pemerintahan dan pembangunan desa.

Ia berharap suasana kondusif dapat dipertahankan hingga seluruh tahapan Pilkel, termasuk proses penghitungan suara.

“Siapa pun yang terpilih nanti, tentu kami berharap bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah,” katanya.

Perbekel Diminta Kreatif Gali Potensi Desa
Di balik pelaksanaan Pilkel, Mahayastra juga menyoroti tantangan yang akan dihadapi perbekel terpilih, khususnya dalam mengelola keuangan desa.

Dengan adanya keterbatasan serta pengurangan dana yang masuk ke desa, pemerintah desa dinilai perlu semakin kreatif menggali potensi lokal dan memperkuat pendapatan asli desa.

Mahayastra meminta desa tidak sepenuhnya bergantung pada dana transfer. Potensi yang dimiliki masing-masing desa diharapkan dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan yang mampu mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Keterbatasan dana yang ada harus disikapi secara bijak. Masing-masing desa diharapkan mampu mengelola pendapatan asli desa dan terus menggali peluang-peluang pendapatan yang ada di desa,” ujar Mahayastra.

Ia menilai setiap desa memiliki karakteristik dan potensi berbeda. Karena itu, pengembangan potensi desa perlu disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat setempat.

Menurutnya, pembangunan desa tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program Pemerintah Kabupaten Gianyar. Sinergi di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia hingga kesehatan, diharapkan terus diperkuat.

“Kita berharap program-program pemerintah kabupaten bisa terus bersinergi dengan kebutuhan desa. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di desa harus bisa kita jawab bersama,” ujarnya.

Warga Tertib Gunakan Hak Pilih
Sementara itu, suasana pencoblosan di sejumlah TPS yang dipantau berlangsung tertib. Warga datang menggunakan hak pilih dan mengikuti seluruh tahapan pemungutan suara sesuai ketentuan.

Suasana kekeluargaan juga terlihat di sejumlah TPS. Warga dari berbagai kelompok pendukung calon tetap berbaur dan mengikuti proses pemilihan dengan tertib.

Mahayastra mengapresiasi masyarakat, penyelenggara, serta aparat keamanan yang turut menjaga kelancaran pelaksanaan Pilkel.

“Kita berharap sampai penghitungan nanti tetap aman, tertib dan kondusif. Apa pun hasilnya, mari kita hormati bersama,” katanya.

Setelah proses pemilihan selesai, perbekel terpilih diharapkan dapat segera menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Pilkel serentak Gianyar 2026 menjadi momentum bagi masyarakat di 26 desa untuk menentukan pemimpin yang akan mengemban pemerintahan dan pembangunan desa pada periode mendatang. Di saat yang sama, perbekel terpilih menghadapi tantangan untuk memperkuat kemandirian desa melalui pengelolaan keuangan dan pengembangan potensi lokal.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com