Denpasar, dewatanews.com — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa Bali akan diarahkan menjadi model pembangunan nasional hingga tingkat global. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7) pagi.
Dalam arahannya, Rachmat menekankan bahwa konsep infrastruktur saat ini telah berkembang dan tidak lagi terbatas pada pembangunan fisik. Ia menyebut, pembangunan harus mencakup infrastruktur ekonomi, sosial, dan digital sebagai satu kesatuan yang saling terintegrasi.
“Infrastruktur tidak hanya fisik, tetapi juga ekonomi, sosial seperti pendidikan, kesehatan, budaya, serta infrastruktur digital. Ini semua menjadi fondasi pembangunan masa kini dan masa depan,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur fisik tetap menjadi faktor penting sebagai pengungkit utama agar sektor lainnya dapat berkembang secara optimal.
Rachmat juga menyoroti posisi strategis Bali di tengah isu global seperti perubahan iklim. Menurutnya, meningkatnya minat wisatawan mancanegara, termasuk dari Eropa, menjadi peluang besar untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Pulau Dewata.
Ia mengungkapkan, banyak wisatawan datang ke Bali karena mencari lingkungan yang lebih nyaman dan sejuk. Hal ini dinilai sebagai potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi unggulan sekaligus contoh pembangunan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Rachmat menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus menjangkau seluruh lapisan wilayah, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, hingga desa. Peran Bappenas, kata dia, adalah memastikan pembangunan nasional benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama yang paling membutuhkan.
Ia juga menyebut bahwa capaian ekonomi Bali berada di atas rata-rata nasional, sehingga layak dijadikan model pembangunan berbasis sustainable development.
“Kami ingin Bali menjadi model pembangunan, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi dunia,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Rachmat mengajak seluruh kementerian dan lembaga untuk saling bersinergi sesuai arahan Presiden, guna memastikan pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com