Badung, dewatanews.com – Pemerintah Kabupaten Badung mematangkan rencana pembentukan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis di sektor infrastruktur dan kesehatan melalui forum Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Yudistira-Bima Room, Harris Hotel & Residence Sunset Road Bali, Kamis (23/7).
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, FGD ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses pembentukan BUMD berjalan sesuai ketentuan serta memiliki fondasi yang kuat.
“FGD ini sangat strategis untuk menyamakan persepsi terkait ketentuan, persyaratan, dan hal-hal prinsipil dalam pembentukan BUMD. Dengan dukungan narasumber dari pusat, kami optimistis rencana ini dapat segera terwujud secara tepat aturan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri A. Fathoni, Direktur BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah H. Yudia Ramli, serta Kasubdit BUMD Bambang Ardianto, bersama jajaran Pemkab Badung dan tim perumus kebijakan.
Adi Arnawa menjelaskan, Badung sebagai salah satu pusat ekonomi nasional memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Bali dan devisa pariwisata Indonesia. Pada 2025, sektor pariwisata Badung tercatat menyumbang Rp176 triliun atau sekitar 55 persen dari total devisa pariwisata nasional sebesar Rp319,9 triliun.
Pertumbuhan tersebut, kata dia, mendorong kebutuhan infrastruktur dan layanan publik yang semakin kompleks, mulai dari transportasi, pengelolaan parkir, hingga fasilitas kesehatan yang berkualitas dan merata.
“Pembentukan BUMD Infrastruktur dan BUMD Kesehatan ini menjadi upaya strategis untuk mengelola potensi daerah secara mandiri, mempercepat layanan publik, sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah,” tegasnya.
Melalui FGD ini, berbagai aspek penting dibahas secara komprehensif, mulai dari kajian kelayakan, struktur organisasi, rencana bisnis hingga landasan hukum. Hasilnya diharapkan mampu menyempurnakan konsep pembentukan BUMD agar siap beroperasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Badung.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com