Perkuat Pesisir dan Pariwisata, Badung Bidik Kerja Sama Lebih Luas dengan Fujisawa Jepang - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

7/23/26

Perkuat Pesisir dan Pariwisata, Badung Bidik Kerja Sama Lebih Luas dengan Fujisawa Jepang


Badung, dewatanews.com – Pemerintah Kabupaten Badung tancap gas memperluas kerja sama internasional dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Tak sekadar budaya dan pariwisata, kolaborasi ini juga menyasar pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu sebagai upaya meningkatkan daya saing destinasi.

Langkah strategis tersebut dibahas saat Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association dalam pertemuan dan kunjungan budaya di Ruang Rapat Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Kamis (23/7).

Dalam pertemuan itu, Bupati Adi Arnawa didampingi jajaran perangkat daerah, di antaranya Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Sukadana, Kepala Dinas Pariwisata AA. Putri Mas Agung, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari.

Delegasi Jepang dipimpin Ketua Shonan-Bali Friendship Association Hasegawa Ami bersama sejumlah anggota Dewan Kota Fujisawa, yakni Matsunaga Yumie, Misawa Yoshitsugu, Ueno Hitoshi, dan Sarayu Manabu. Kunjungan tersebut juga diwarnai penyerahan cinderamata khas Fujisawa sebagai simbol persahabatan kedua daerah.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa hubungan Badung–Fujisawa yang terjalin sejak 2024 terus menunjukkan perkembangan positif, salah satunya melalui ajang tahunan Enoshima Bali Sunset yang dijadwalkan kembali digelar pada Oktober 2026.

Menurutnya, kesamaan karakter sebagai daerah wisata berbasis budaya dan pesisir menjadi fondasi kuat untuk memperluas kolaborasi lintas sektor.

“Kunjungan ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus menjajaki peluang kerja sama yang saling menguntungkan. Kami juga ingin belajar dari Fujisawa, khususnya dalam penataan kawasan pantai, penanganan abrasi, dan menjaga kebersihan pesisir,” ujarnya.

Pemkab Badung, lanjutnya, membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari promosi destinasi, pertukaran seniman dan pelaku budaya, pengembangan SDM, pertukaran pelajar, hingga kerja sama akademik. Seluruh rencana tersebut akan diawali dengan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis.

Sementara itu, Hasegawa Ami menyambut baik keterbukaan Badung. Ia menyebut kunjungan ini juga menjadi ajang studi untuk melihat langsung potensi budaya, destinasi, serta penyelenggaraan event di Badung sebagai dasar pengembangan kerja sama ke depan.

“Kami ingin memahami potensi Badung secara lebih mendalam untuk membangun kolaborasi yang lebih luas, baik dalam pertukaran budaya maupun sektor lainnya,” katanya.

Sebagai referensi, Prefektur Kanagawa telah membentuk badan lintas pemerintah kota pesisir untuk mengelola kebersihan pantai secara terpadu. Program tersebut didukung pendanaan bersama dan melibatkan petugas serta relawan dalam aksi beach clean-up harian selama musim panas.

Pengalaman Jepang ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting bagi Badung dalam merumuskan model pengelolaan pesisir yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com