Tepis Isu Bangkrut, OTC Bali Tegaskan Kampus Tetap Berjalan dan Fokus Perbaikan Manajemen - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

6/30/26

Tepis Isu Bangkrut, OTC Bali Tegaskan Kampus Tetap Berjalan dan Fokus Perbaikan Manajemen


Gianyar, dewatanews.com – Isu kebangkrutan hingga penghentian operasional yang sempat beredar di masyarakat langsung ditepis oleh LKP Overseas Training Center (OTC) Bali. Kampus vokasi yang berlokasi di Gianyar ini menegaskan seluruh aktivitas akademik tetap berjalan normal, bahkan tengah melakukan pembenahan manajemen untuk meningkatkan kualitas dan peluang kerja lulusan.

Penanggungjawab LKP OTC Bali, I Wayan Radiyasa, SE., M.Tr.Par., menegaskan bahwa kondisi kampus saat ini jauh dari kabar yang beredar. Proses perkuliahan, pelayanan mahasiswa, hingga penerimaan peserta didik baru tetap berlangsung tanpa gangguan.

“Yang terjadi saat ini bukanlah kampus berhenti beroperasi, melainkan pembenahan manajemen agar tata kelola semakin profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, berbagai informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk isu perpindahan kampus hingga pelaksanaan wisuda di tempat lain, dipastikan tidak benar dan berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa maupun alumni.

Sejak awal 2026, OTC Bali memang tengah menjalankan restrukturisasi organisasi. Sekitar 95 persen jajaran manajemen lama disebut telah mengundurkan diri sebagai bagian dari dinamika internal dalam proses pembenahan lembaga.

Untuk memperkuat tata kelola, manajemen juga menunjuk konsultan hukum sejak 29 Januari 2026 guna memastikan sistem pengelolaan keuangan, pola kerja sama, serta seluruh aktivitas kelembagaan berjalan sesuai ketentuan hukum. Selain itu, evaluasi internal turut dilakukan untuk menyusun skema kemitraan yang lebih transparan.

Meski sempat menghadapi keterbatasan tenaga administrasi akibat perubahan struktur organisasi, kampus memastikan pelayanan tetap berjalan dengan melakukan perekrutan pegawai baru.

Di sisi lain, OTC Bali mengklaim telah mencetak lebih dari 7.000 alumni yang bekerja di luar negeri sejak berdiri pada 2014, khususnya di sektor perhotelan internasional dan kapal pesiar.

“Fokus kami bukan hanya meluluskan mahasiswa, tetapi memastikan mereka memiliki kompetensi, disiplin, dan jaringan industri yang kuat agar mampu bersaing di tingkat global,” ujar Radiyasa.

Dalam pengembangan akademik, kurikulum terus disesuaikan dengan kebutuhan industri. OTC Bali juga memperluas kerja sama internasional ke berbagai negara seperti Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Jepang, Turki, hingga Yunani untuk membuka peluang kerja lebih luas.

Program unggulan seperti sertifikasi kompetensi, magang luar negeri, hingga penempatan kerja internasional terus diperkuat guna meningkatkan daya saing lulusan.

Menariknya, di tengah isu yang beredar, jumlah mahasiswa baru justru mengalami peningkatan. Hingga kini tercatat 68 mahasiswa baru telah resmi mendaftar dan jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah.

Manajemen menilai hal tersebut menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap OTC Bali tetap terjaga. Saat ini jaringan OTC telah berkembang di delapan wilayah di Bali dengan fasilitas praktik berstandar hotel bintang lima.

Di akhir pernyataannya, pihak kampus berharap pemerintah dapat menjalankan pengawasan secara objektif dan adil, sekaligus menindak tegas pihak-pihak yang diduga menyalahgunakan nama OTC Bali.

“Kami tetap konsisten meningkatkan kualitas pendidikan, menjaga kepercayaan publik, serta membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi lulusan, baik di dalam maupun luar negeri,” tutup Radiyasa.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com