Jembrana, dewatanews.com – Kehangatan tak hanya hadir dari kompor yang menyala, tetapi juga dari kebersamaan yang tumbuh di Rumah Singgah Kabupaten Jembrana. Bantuan bahan pokok dari seorang dermawan mengubah suasana menjadi lebih hidup, menghadirkan dapur bersama yang kini menjadi pusat aktivitas dan saling menguatkan bagi keluarga penunggu pasien.
Bantuan berupa beras, telur, dan mi instan itu tak sekadar menambah persediaan logistik. Lebih dari itu, bantuan ini menjadi pemantik semangat gotong royong. Para penghuni rumah singgah kini memanfaatkan dapur bersama untuk memasak dan menikmati hidangan secara kolektif, menciptakan suasana hangat di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.
Kegiatan memasak bersama pun menjadi ruang berbagi cerita dan dukungan. Di sela-sela aktivitas dapur, para keluarga pasien saling menguatkan, berbagi pengalaman, hingga membangun ikatan emosional yang membuat mereka merasa tidak sendiri dalam perjuangan mendampingi orang tercinta.
Petugas Rumah Singgah, Yunita, saat dihubungi Minggu (14/6), menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti, terutama bagi keluarga pasien dari kalangan kurang mampu. Selain meringankan beban biaya konsumsi harian, dapur bersama juga mempererat rasa kekeluargaan.
“Bantuan ini sangat bermanfaat karena bisa dimasak bersama di dapur rumah singgah. Ini juga menghemat pengeluaran harian keluarga penunggu pasien karena tidak perlu membeli makanan di luar,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa bantuan kali ini berasal dari Ibu Era, dan sebelumnya dukungan serupa pernah diberikan oleh komunitas gereja.
Di sisi lain, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian para dermawan. Menurutnya, gerakan berbagi seperti ini merupakan wujud nyata solidaritas sosial yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan yang telah peduli dan berbagi dengan sesama. Gerakan ini tidak hanya meringankan beban kebutuhan pokok, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas sosial di tengah keluarga pasien. Semoga kebaikan ini menjadi teladan bagi kita semua,” ungkapnya.
Semangat gotong royong yang tumbuh dari dapur rumah singgah ini diharapkan terus terjaga, menjadi bukti bahwa kepedulian antarsesama tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Jembrana dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com