Travel Agent India Terpikat Pesona Taman Ayun, Badung Perkuat Wisata Budaya Lewat Culture Dinner - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

5/13/26

Travel Agent India Terpikat Pesona Taman Ayun, Badung Perkuat Wisata Budaya Lewat Culture Dinner


Badung, dewatanews.com — Pemerintah Kabupaten Badung terus menggencarkan promosi wisata alternatif berbasis budaya untuk memperluas pasar wisatawan mancanegara. Salah satunya melalui kegiatan Badung Familiarization Trip 2026 yang menghadirkan puluhan travel agent asal India dalam agenda Culture Dinner di kawasan Jaba Tengah Pura Taman Ayun, Mengwi, Rabu (13/5).

Suasana budaya Bali langsung terasa sejak para tamu memasuki kawasan pura. Mereka disambut iring-iringan gebogan khas Bali, alunan gamelan, hingga pertunjukan Tari Barong yang memukau. Nuansa sakral dan tradisional yang berpadu dengan kehangatan masyarakat Bali membuat para peserta tampak antusias menikmati setiap rangkaian acara.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi promosi wisata Kabupaten Badung untuk memperkenalkan destinasi selain kawasan pantai, khususnya wisata budaya dan desa wisata di wilayah Badung Utara serta Badung Tengah.

Selain menikmati pertunjukan seni budaya, para travel agent juga diajak mengenal sejarah Pura Taman Ayun yang merupakan peninggalan Kerajaan Mengwi dan menjadi salah satu ikon warisan budaya Bali.

Pura Taman Ayun diketahui merupakan pura Paibon atau Pedarman Raja Mengwi yang dibangun sebagai tempat pemujaan leluhur raja-raja Mengwi. Kompleks pura dengan taman yang luas dan deretan meru itu hingga kini masih dijaga kelestariannya dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.

Daya tarik budaya Bali semakin lengkap dengan kehadiran Raja Mengwi saat ini, Ida Cokorda Mengwi XIII. Para peserta tampak antusias bergantian mengabadikan momen bersama tokoh adat tersebut.

Ida Cokorda Mengwi XIII menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Dinas Pariwisata Kabupaten Badung yang menghadirkan langsung travel agent dari India untuk mengenal potensi wisata budaya Bali secara lebih dekat.

Menurutnya, promosi wisata dengan konsep pengalaman langsung seperti ini sangat efektif memperkenalkan karakter pariwisata Bali yang kaya budaya dan tradisi.

Ia juga mengungkapkan, kunjungan wisatawan ke Objek Wisata Pura Taman Ayun saat ini berkisar 400 hingga 500 orang per hari dan diharapkan terus meningkat melalui promosi internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, A.A. Putri Mas Agung, S.T., mengatakan kegiatan familiarization trip ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada para travel agent sehingga nantinya dapat mempromosikan destinasi wisata Badung kepada wisatawan India.

“Kami ingin memperkenalkan bahwa Badung tidak hanya memiliki wisata pantai, tetapi juga wisata budaya, desa wisata, dan destinasi alternatif lainnya yang sangat menarik,” ujarnya.
Selama empat hari tiga malam berada di Bali, para peserta diajak mengunjungi sejumlah destinasi unggulan seperti Pantai Pandawa, kawasan Sulangai, desa wisata, hingga Monumen I Gusti Ngurah Rai.

Para tamu juga menikmati makan malam budaya dengan sajian kuliner khas Bali yang disiapkan secara khusus sebagai bagian dari immersive tourism experience atau pengalaman wisata berbasis budaya secara langsung.

Salah seorang peserta asal India mengaku sangat terkesan dengan suasana budaya yang ditampilkan selama kegiatan berlangsung.
“Kami merasa seperti diterima sebagai keluarga. Budayanya sangat indah dan masyarakat Bali sangat ramah. Ini pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Badung berharap kegiatan promosi wisata seperti ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan India ke Bali, khususnya ke destinasi wisata budaya di Badung.

Di tengah persaingan industri pariwisata global, promosi berbasis budaya dan pengalaman langsung dinilai menjadi salah satu kekuatan utama Bali untuk tetap menarik minat wisatawan dunia.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com