Karangasem, dewatanews.com - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, turun langsung mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Rendang. Tiga proyek rekonstruksi jalan kabupaten yang tengah dikerjakan di wilayah tersebut tercatat melaju lebih cepat dari target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Monitoring dan evaluasi lapangan dilakukan Kamis (21/5) sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap kualitas pengerjaan proyek yang dibiayai APBD Kabupaten Karangasem senilai lebih dari Rp 3,3 miliar.
Tiga ruas jalan yang menjadi prioritas pembangunan meliputi jalur Manik Mas–Parkir Atas Besakih sepanjang 600 meter, ruas Margi Agung–Kiduling Kreteg sepanjang 560 meter, serta jalur Rendang–SMA 1 Rendang sepanjang 880 meter. Secara keseluruhan, total penanganan jalan di kawasan tersebut mencapai 2,04 kilometer.
Dari hasil evaluasi teknis di lapangan, progres pengerjaan ketiga proyek tersebut menunjukkan capaian yang melampaui rencana awal. Ruas menuju SMA 1 Rendang telah mencapai progres fisik 43,07 persen atau lebih tinggi dari target 41,60 persen.
Percepatan paling signifikan terlihat pada proyek rekonstruksi jalan Manik Mas–Parkir Atas Besakih. Realisasi fisik di lapangan telah menembus angka 82,65 persen, jauh di atas target awal yang baru dipatok 1 persen. Sementara ruas Margi Agung–Kiduling Kreteg juga bergerak lebih cepat dengan capaian 6,66 persen dari target 3,04 persen.
Secara keseluruhan, rata-rata progres pengerjaan proyek jalan di Kecamatan Rendang tercatat surplus hampir 29 persen dibanding jadwal rencana pemerintah.
Meski mengapresiasi percepatan pengerjaan proyek, Gus Par mengingatkan agar kualitas konstruksi tetap menjadi prioritas utama. Ia menegaskan pembangunan jalan tidak boleh hanya mengejar cepat selesai, tetapi juga harus kuat dan bertahan lama.
“Kalau pengerjaan cepat itu bagus, tetapi mutu jalan harus benar-benar dijaga. Ketebalan aspal, kualitas material, semuanya harus sesuai standar karena ini digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya saat meninjau lokasi proyek.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah pertanian dan pendidikan. Jalan yang baik diyakini akan memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan kenyamanan transportasi warga, hingga mendukung akses pelajar menuju sekolah.
Kehadiran langsung bupati di lapangan juga disebut sebagai bentuk pengawasan serius pemerintah daerah terhadap penggunaan anggaran pembangunan agar tepat mutu, tepat manfaat, dan benar-benar dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Karangasem menargetkan pembangunan infrastruktur yang merata menjadi salah satu fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung visi Karangasem AGUNG.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com