Lagi! Seekor Lumba-Lumba Jenis Hidung Botol Terdampar Mati di Pantai Yeh Sumbul Mendoyo - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

5/17/26

Lagi! Seekor Lumba-Lumba Jenis Hidung Botol Terdampar Mati di Pantai Yeh Sumbul Mendoyo


Jembrana, dewatanews.com - Gerak cepat Personel Polsek Mendoyo bersama Sat Polairud Polres Jembrana menindaklanjuti penemuan seekor lumba-lumba yang terdampar dalam kondisi mati di pesisir Pantai Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Minggu (17/5).

Penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 Wita oleh warga setempat, saat berjalan di sekitar bibir pantai. Saat itu saksi melihat seekor lumba-lumba dalam kondisi sudah tidak bernyawa terdampar di pesisir pantai. Untuk mengantisipasi bangkai satwa laut tersebut terbawa ombak, saksi kemudian memindahkannya ke lokasi yang lebih aman sebelum melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Yehsumbul.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, lumba-lumba tersebut diketahui merupakan jenis lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik dengan panjang sekitar 215 sentimeter dan diameter perut 120 sentimeter. Saat ditemukan, kondisi satwa sudah mati dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka pada tubuhnya.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan penyuluh perikanan dari Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kondisi satwa tersebut.

Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika,  menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan personel merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam merespons laporan masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Setelah menerima informasi, personel Polsek Mendoyo bersama Sat Polairud Polres Jembrana langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan, pengamanan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses pemeriksaan dapat berjalan sesuai prosedur,” ungkap Kompol Sartika.

Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat dan aparat sangat penting dalam menjaga kelestarian ekosistem laut serta menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif di wilayah pesisir Jembrana.

"Sinergi warga bersama aparat dalam menjaga kelestarian laut dan menjaga kamtibmas yang kondusif di wilayah pesisir sangat penting dilakukan," tandasnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com