Gianyar, dewatanews.com – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar menggelar sosialisasi program transmigrasi di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Senin (13/4), sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong minat warga memanfaatkan peluang usaha dan kehidupan baru melalui program pemerintah tersebut.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat kabupaten, provinsi hingga lembaga pelatihan transmigrasi, serta diikuti unsur masyarakat Desa Lodtunduh.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, I Gede Suardana Putra, mengatakan sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman yang utuh mengenai program transmigrasi, sekaligus menggali aspirasi masyarakat sebagai bahan penyusunan kebijakan ke depan.
Menurutnya, transmigrasi bukan sekadar perpindahan penduduk, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup melalui akses lahan usaha, lapangan kerja baru, serta pengembangan keterampilan di wilayah tujuan.
“Melalui sosialisasi ini diharapkan animo masyarakat Gianyar untuk mengikuti program transmigrasi semakin meningkat. Pemerintah pusat juga telah menghadirkan berbagai skema unggulan melalui program 5T, yakni Trans Tuntas, Trans Lokal, Trans Patriot, Trans Karya Nusantara, dan Trans Gotong Royong,” ujarnya.
Ia menegaskan, Kabupaten Gianyar merupakan daerah pengirim, bukan daerah penerima transmigran. Karena itu, pemerintah daerah mendorong warga yang memiliki semangat bekerja dan berwirausaha agar memanfaatkan program tersebut sebagai jalan membuka masa depan yang lebih baik.
Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga, program transmigrasi juga dinilai mampu mengurangi tekanan kepadatan penduduk di daerah asal, sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang lebih mandiri dan produktif.
Narasumber dari Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Harry Faisal Gunawan, menyampaikan bahwa transmigrasi merupakan langkah strategis pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan penduduk antarwilayah.
Ia menjelaskan, calon peserta transmigrasi perlu menyiapkan mental, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan kerja agar mampu berkembang di tempat baru. Dalam sesi tersebut, peserta juga mendapat penjelasan mengenai syarat pendaftaran, hak, serta kewajiban peserta transmigrasi.
Sementara itu, perwakilan Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Denpasar, Ancelmus Andi Pratama dan Ni Nyoman Kusumawati, memaparkan berbagai potensi daerah tujuan transmigrasi. Mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, hingga peluang usaha mandiri yang bisa dikembangkan masyarakat.
Mereka menilai, banyak wilayah transmigrasi kini berkembang menjadi kawasan ekonomi baru dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang semakin memadai.
Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Camat Ubud yang diwakili Sekretaris Camat Ubud, Perbekel Desa Lodtunduh, serta peserta dari berbagai unsur masyarakat seperti 11 Kepala Kewilayahan se-Desa Lodtunduh, PKK, BPD, Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan perangkat desa.
Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga yang ingin membangun kehidupan baru, dapat melihat transmigrasi sebagai peluang nyata untuk maju bersama. Dengan perencanaan matang, kesiapan diri, dan semangat kerja, program transmigrasi diyakini mampu menjadi pintu menuju kesejahteraan di masa depan.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com