Gianyar, dewatanews.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar semakin semarak dengan digelarnya Bupati Gianyar Esports Championship 2026. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Gianyar itu berlangsung selama dua hari, Kamis (9/4) hingga Jumat (10/4), di Lobby Pasar Rakyat Gianyar.
Ajang ini menjadi bukti bahwa perkembangan olahraga elektronik atau esports kini mendapat tempat di tengah masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Tak hanya menjadi hiburan, esports juga dipandang sebagai wadah kompetisi yang mampu melahirkan prestasi, membangun jejaring, hingga membuka peluang ekonomi kreatif di era digital.
Kejuaraan terbuka untuk peserta se-Bali dengan dua kategori, yakni kategori pelajar usia 13 hingga 18 tahun serta kategori umum tanpa batas usia. Empat cabang gim yang dipertandingkan meliputi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Garena Free Fire, PUBG Mobile, dan eFootball.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah pendaftar di setiap kategori. Pada kategori pelajar, sebanyak 23 tim mengikuti kompetisi MLBB, 21 tim Free Fire, 18 tim PUBG Mobile, dan 18 tim eFootball. Sementara pada kategori umum, tercatat 10 tim MLBB, 6 tim Free Fire, 9 tim PUBG Mobile, serta 12 tim eFootball.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa dunia game saat ini telah berkembang pesat dan bertransformasi menjadi industri global dengan potensi besar.
Menurutnya, esports menjadi ruang pembuktian bahwa permainan digital tidak selalu identik dengan hal negatif, melainkan dapat menjadi sarana pengembangan diri bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir talenta-talenta muda berprestasi yang mampu membawa nama daerah, sekaligus membentuk generasi yang kreatif, sportif, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital, serta semakin termotivasi untuk berkompetisi secara positif,” ujarnya.
Pejabat yang akrab disapa Gus Bem itu menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gianyar berkomitmen mendukung pengembangan potensi anak muda, termasuk di sektor digital dan esports. Dukungan tersebut dinilai penting sebagai langkah strategis menciptakan ruang kreativitas sekaligus mencegah penyalahgunaan teknologi, termasuk pengaruh negatif di dunia maya.
Sementara itu, Ketua Panitia I Dewa Gede Agung Wahyudi mengatakan, kejuaraan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas esports dalam mengarahkan minat generasi muda ke jalur yang lebih produktif serta kompetitif.
“Di tengah berbagai anggapan negatif tentang game online, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya di bidang esports, tentunya dengan lebih terarah dan bermanfaat,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin setiap tahun dan menjadi agenda tetap dalam rangkaian HUT Kota Gianyar. Dengan demikian, Gianyar tidak hanya dikenal sebagai daerah budaya dan pariwisata, tetapi juga sebagai daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan industri kreatif digital.
Sebelum memasuki babak utama, panitia terlebih dahulu menggelar babak penyisihan untuk cabang PUBG Mobile, Mobile Legends, dan Free Fire pada Jumat (3/4) dan Minggu (5/4). Tahapan ini dilakukan untuk menjaring tim-tim terbaik yang kemudian berlaga di partai final.
Selama pertandingan berlangsung, suasana Lobby Pasar Rakyat Gianyar dipenuhi semangat kompetisi. Sorak dukungan dari peserta dan penonton menambah semarak jalannya turnamen. Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga menunjukkan strategi, kerja sama tim, dan sportivitas tinggi.
Melalui Bupati Gianyar Esports Championship 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang di berbagai bidang, termasuk olahraga digital yang kini semakin diminati dan memiliki masa depan menjanjikan.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com