Gianyar, dewatanews.com – Sebanyak 3.298 Lebih kader PDI Perjuangan dikukuhkan dalam agenda penguatan struktur kepengurusan partai di Alun-alun Kota Gianyar, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi dari tingkat PAC, ranting hingga anak ranting.
Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar, I Ketut Sudarsana, menjelaskan bahwa ribuan kader yang mengikuti pengukuhan merupakan hasil rekrutmen yang sebelumnya telah melalui proses pelantikan.
“Sekitar 3.400 kader ikut dalam kegiatan ini. Mereka adalah kader yang sudah direkrut dan dilantik sebelumnya, kini dikukuhkan secara terbuka,” ujarnya.
Pengukuhan dilakukan secara serentak dan dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Wayan Koster. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen partai untuk tetap dekat dengan masyarakat.
“PDI Perjuangan adalah milik rakyat. Pengukuhan ini kami lakukan secara terbuka sebagai wujud kebersamaan dengan masyarakat Gianyar,” dalam sambutannya.
Struktur yang dikukuhkan meliputi tujuh PAC dengan sekitar 70 orang pengurus. Selain itu, sebanyak 528 kader anak ranting—masing-masing lima orang di setiap banjar—turut memperkuat barisan kader di tingkat akar rumput.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Gianyar menegaskan, pengukuhan ini merupakan agenda rutin lima tahunan yang berfokus pada regenerasi kader dan penguatan soliditas internal, bukan semata terkait kepentingan elektoral.
“Ini bagian dari menjaga regenerasi dan ikatan emosional antaranggota,” ujarnya.
Ia menambahkan, komposisi kepengurusan saat ini didominasi kader lama sebesar 70 persen, sementara 30 persen merupakan kader baru. Pergantian terjadi secara alami akibat faktor pensiun maupun meninggal dunia. Hingga kini, tidak tercatat adanya kader yang mengundurkan diri atau berpindah partai, yang menunjukkan soliditas internal tetap terjaga.
Dalam kesempatan yang sama, I Made Mahayastra juga menerima penghargaan “Liet Star” sebagai Kader Terbaik Nasional. Penghargaan tersebut diberikan kepada enam kader terbaik se-Indonesia yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, konsistensi dalam kepengurusan, serta kontribusi nyata terhadap keberlangsungan partai.
Dalam sambutannya, Mahayastra mengungkapkan perjalanan panjangnya di partai sejak 1992, mulai dari koordinator saksi di Kecamatan Payangan hingga menjabat Ketua DPC selama enam periode.
“Kuncinya adalah kesabaran dan tidak mengendorkan perjuangan. Kita harus tetap berjuang untuk rakyat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh kader partai, serta menjadi motivasi untuk terus menjaga eksistensi dan kepercayaan masyarakat.
Acara pengukuhan turut dihadiri sejumlah kader senior partai, serta Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Wayan Koster. Kehadiran para tokoh tersebut sekaligus menjadi penguat semangat konsolidasi dan soliditas partai di tingkat daerah.
Dengan pengukuhan ini, seluruh kader diharapkan mampu bekerja nyata di tengah masyarakat, khususnya di tingkat banjar, serta terus menjaga nilai-nilai perjuangan partai.


No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com