Cahaya Harapan dari Bali, Yayasan De Legong Anak Bangsa Hadir untuk Anak Cerebral Palsy - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

3/5/26

Cahaya Harapan dari Bali, Yayasan De Legong Anak Bangsa Hadir untuk Anak Cerebral Palsy


Gianyar, dewatanews.com - Di tengah tantangan yang dihadapi keluarga dengan anak penyandang disabilitas, hadir secercah harapan melalui Yayasan De Legong Anak Bangsa. Yayasan yang didirikan oleh Putu Deasy Krisna Dewi Asmady pada tahun 2011 ini konsisten mengabdikan diri untuk memberikan dukungan nyata bagi anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya penyandang Cerebral Palsy, Down Syndrome, Delay Motorik, Delay Speech, Epilepsi, Scoliosis, Hidrocephalus, Microcephalus, ADHD, Tantrum, Hiperaktif, Ataxia, Flat Foot, Involenter, dan sebagainya.

Sejak awal berdirinya, Yayasan De Legong Anak Bangsa membawa misi kemanusiaan yang kuat, yakni memberikan layanan terapi gratis serta membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi keluarga dengan anak penyandang disabilitas. Melalui pendekatan yang penuh empati dan profesional, yayasan ini menjadi tempat bertumpu bagi banyak orang tua yang sebelumnya merasa berjalan sendiri menghadapi kondisi anak mereka.

Yayasan De Legong Anak Bangsa merupakan yayasan non profit dengan legalitas jelas dan lengkap yang diharapkan dapat menjadi
wadah untuk menjalankan visi dan misi serta memberi hak kemanusiaan dalam kehidupan sebagai mahluk sosial khususnya kepada anak disabilitas yang memiliki visi Pelayanan, menjadikan Anak Disabilitas (CP) mandiri dalam menjalani kehidupan yang terbatas, Tumbuh Kembang, Kesetaraan Hidup dengan misi Pelayanan Gratis, dan atau tidak memungut biaya dalam pelayanan Theraphy (Fisioterapi, Okupasi Terapi, Hydroterapi, dan Craniosakral), Memberikan Pelayanan Rehabiltasi bagi anak –anak Disabilitas, Melakukan Edukasi dan Motivasi para keluarga penyandang Disabilitas, Memberikan penguatan kapasitas anak dan kapabilitas keluarga anak peyandang Cerebral Palsy, Mendirikan Sekolah INKLUSI bagi anak yang menderita cerebral palsy dan Memberikan pengetahuan tentang Cerebral Palsy berbasis keluarga, komunitas dan masyarakat secara luas.

Pendiri yayasan, Putu Deasy Krisna Dewi Asmady, menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan mendapatkan kesempatan terbaik dalam hidup. Berangkat dari kepedulian tersebut, yayasan terus berupaya memperluas jangkauan layanan terapi, pendampingan keluarga, serta edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami kebutuhan anak-anak dengan Cerebral Palsy.

Program Yayasan De Legong Anak Bangsa Meliputi: Fisioterapi: Peregangan, pemanasan, dan penggunaan peralatan yang dirancang khusus untuk anak penderita cerebral palsy seperti standing frame, kursi khusus, walker khusus, railing khusus, back slab trampoline dan lainnya, yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi gerakan anak, mengembangkan kemampuan anak cerebral palsy, mengkoordinasikan anggota tubuhnya. Membangun kekuatan dan melatih kelenturan otot.

Hydroterapi: Terapi ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kekakuan pada anak penderita cerebral palsy (CP) dan membantu anak dengan mobolitas terbatas. Anak CP biasanya mengalami kesulitan bergerak karena kekakuan pada otot-ototnya. Ketika di air, umumnya otot-otot yang kaku akan lebih mudah digerakkan. Terapi ini dilakukan di kolam renang YDLAB selama 20-30 menit.

Okupasi Terapi: Anak-anak dilatih untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti makan, minum, mandi, dan berpakaian. Terapi ini dilakukan dengan tujuan mengurangi ketergantungan khususnya anak disabilitas kepada pengasuh atau orang tuanya dan meningkatkan kemandirian.

Terapi Craniosacral: Terapis menggunakan sentuhan sangat ringan pada kepala (cranium) dan tulang sakrum (tulang ekor) untuk merasakan ritme alami sistem kraniosakral, lalu melepaskan pembatasan yang ada untuk mengembalikan keseimbangan dan fungsi normal sistem saraf. Bertujuan meredakan ketegangan otot, meningkatkan relaksasi, memperbaiki sirkulasi cairan serebrospinal, dan mendukung fungsi sistem saraf pusat, yang membantu mengurangi spastisitas, meningkatkan mobilitas, serta mengurangi nyeri dan kecemasan yang sering menyertai CP.

Pranic Healing: adalah metode penyembuhan menggunakan energi prana, dan tanpa sentuhan fisik ataupun obat. Untuk anak disabilitas metode ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan kekakuan, relaksasi dan kenyamanan anak, mengurangi stres, emosi berlebih, dan kecemasan, serta meningkatkan respons anak saat menjalani fisioterapi atau okupasi terapi.

Kursi Roda Adaptif: YDLAB melakukan kerja sama, identifikasi dan assesment dalam pengadaan kursi roda adaptif yang dirancang khusus sesuai dengan kondisi fisik, postur tubuh penggunanya. Kursi roda ini berfungsi sebagai alat terapi, membantu melatih otot dan postur bagi anak-anak disabilitas terutama anak penyandang Cerebral Palsy (CP).

Sepatu Koreksi atau AFO: memiliki fungsi sebagai alat terapi agar kondisi kaki pasien yang drop foot tidak semakin parah, selain itu juga berfungsi untuk mengkoreksi telapak kaki pasien yang jinjit, kaku(rigid) pada pasien cerebral palsy.

Pemenuhan Gizi: YDLAB juga berupaya memenuhi kebutuhan gizi yang tepat bagi anak Cerebral Palsy dengan memberikan susu proten, telur serta beras merah serta membantu memenuhi kebutuhan pribadi anak seperti popok, tissue, perlengkapan mandi dan lain sebagainya.

Selama lebih dari satu dekade, Yayasan De Legong Anak Bangsa telah menjadi simbol kepedulian dan gotong royong sosial di Bali. Harapannya, semakin banyak pihak yang tergerak untuk turut mendukung upaya mulia ini, sehingga lebih banyak anak penyandang Cerebral Palsy dapat merasakan layanan terapi yang layak dan masa depan yang lebih cerah.

Dengan semangat kasih dan pengabdian, Yayasan De Legong Anak Bangsa terus melangkah menyalakan harapan, memeluk perbedaan, dan membuka jalan bagi anak-anak Indonesia untuk tumbuh dengan martabat dan cinta.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com