Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sukawati, I Nyoman Parta Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Ajegkan Bahasa Bali - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

2/16/26

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sukawati, I Nyoman Parta Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Ajegkan Bahasa Bali


Gianyar, dewatanews.com – Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika digelar di Wantilan Pura Dalem Gede Sukawati, Minggu (16/2). Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI, I Nyoman Parta, Sekehe Teruna Teruni se-Desa Sukawati, serta tokoh adat dari 13 banjar di wilayah tersebut.

Kepala Desa Sukawati, Dewa Gede Dwi Putra, mengapresiasi kegiatan yang rutin dilaksanakan di Provinsi Bali ini. Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar sangat bermanfaat bagi generasi muda sebagai bekal memahami nilai-nilai kebangsaan sekaligus peran dan tugas DPR RI dalam mewakili aspirasi masyarakat di tingkat nasional.

“Pemuda sebagai agen perubahan dan tulang punggung bangsa harus memahami Empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan seperti ini penting untuk terus dilanjutkan hingga ke masing-masing desa dengan melibatkan berbagai pihak,” ujarnya.

Selain penguatan wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga diisi sosialisasi bahaya narkoba menghadirkan perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Ni Putu Ananti. Ia menjelaskan dampak penggunaan narkoba terhadap kesehatan, di mana tubuh dipaksa bekerja di luar batas normal sehingga berisiko merusak organ vital.

Peserta juga diperkenalkan berbagai jenis narkotika dan obat terlarang dalam beragam bentuk, mulai dari bubuk, kristal, hingga cairan yang digunakan pada vape. Generasi muda diingatkan untuk waspada, terutama menjelang perayaan Nyepi yang kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk penyalahgunaan narkoba.

Ananti, menegaskan bahwa kalangan pemuda saat ini menjadi sasaran baru peredaran narkoba. Karena itu, edukasi berkelanjutan dinilai penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif tersebut.

Sementara itu, I Nyoman Parta, Anggota Komisi III, DPR-RI,  menekankan pentingnya menjalani kehidupan secara nyata dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, seseorang yang pernah menggunakan narkoba kerap disebut “pulih”, bukan benar-benar sembuh, sehingga pencegahan jauh lebih penting.

Tokoh asal Desa Guwang itu juga membagikan perjalanan hidupnya hingga duduk di Senayan. Ia mengaku bukan berasal dari keluarga pejabat maupun orang kaya, namun mampu meraih posisi sebagai wakil rakyat melalui konsistensi terhadap pilihan dan prinsip hidup.

Ia juga menyoroti tantangan bangsa saat ini, termasuk upaya pelemahan budaya dan generasi muda. Bertepatan dengan Bulan Bahasa Bali, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menggunakan Bahasa Bali dalam berbagai momentum karena memiliki nilai “taksu” atau kekuatan spiritual dan identitas budaya.

“Kita harus ajeg menjaga budaya dan bahasa sebagai jati diri, seiring memperkuat pemahaman Empat Pilar Kebangsaan,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab, serta diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kebangsaan dan ketahanan generasi muda Sukawati terhadap pengaruh negatif di tengah dinamika zaman.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com