Gianyar, dewatanews.com – Pemerintah Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar, mendorong pengembangan pariwisata berbasis alam dengan memaksimalkan potensi air terjun yang dimiliki desa setempat. Upaya ini dilakukan untuk membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat daya tarik Desa Bakbakan sebagai desa wisata, Senin (2/2).
Perbekel Desa Bakbakan, Gede Indra Ari Wangsa Waisnawa, mengatakan Desa Bakbakan awalnya dikenal sebagai desa agraris tanpa objek wisata. Namun, sejak munculnya Goa Rangreng Waterfall, geliat pariwisata mulai tumbuh dan menjadi pemicu pengembangan wisata air terjun lainnya.
“Berawal dari Goa Rangreng Waterfall, pemerintah desa mulai memberikan dukungan anggaran untuk menunjang fasilitas di seluruh objek wisata air terjun yang ada di Desa Bakbakan,” ujarnya.
Goa Rangreng Waterfall yang berlokasi di Banjar Gitgit menawarkan keunikan berupa aliran air yang melewati dinding batu miring dan lebar, membentuk seperti tangga alami. Akses menuju lokasi juga dinilai cukup memadai dengan jalur jalan yang baik serta dilengkapi pegangan pengaman.
Selain Goa Rangreng, Banjar Gitgit juga memiliki Ulu Cangkir Waterfall dan Titi Waterfall yang menawarkan pengalaman berbeda dengan akses masuk melalui area persawahan dan jembatan. Pemerintah desa merencanakan pembangunan akses jalan rabat beton menuju lokasi tersebut pada tahun 2026.
Di bagian utara desa, terdapat Tamansari Waterfall yang memiliki kolam alami sehingga dapat dimanfaatkan wisatawan untuk berenang. Sementara di wilayah selatan, Bangkiang Jaran Waterfall menyuguhkan air terjun dengan ketinggian jatuhan air yang cukup tinggi, kolam alami, serta spot ayunan dan area lompat di sepanjang aliran sungai.
“Seluruh objek wisata air terjun di Desa Bakbakan sudah dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet, ruang ganti, dan area parkir yang memadai,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan objek wisata dilakukan oleh kelompok masyarakat dari masing-masing banjar dinas dan adat, yang seluruhnya berada di bawah naungan BUMDes Laba Desa Bakbakan. Pengelola juga rutin melakukan pembersihan kawasan serta mengedukasi wisatawan agar menjaga kebersihan lingkungan.
“Harapan kami, potensi air terjun yang ada di Desa Bakbakan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah pendapatan asli desa,” pungkas Gede Indra.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com