Buleleng, dewatanews.com - Hujan dengan intensitas tinggi memicu longsor di salah satu ruas jalan menuju kawasan Turyapada Tower, Desa Adat Amerta Sari, Sukasada, Buleleng, Minggu (11/1) malam.
Akibat dari kejadian tersebut, material longsor mengakibatkan badan jalan menutup akses menuju Turyapada Tower. Tak haya itu, longsor juga mengakibatkan satu unit rumah warga di bawahnya tertimbun Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana, Senin (12/1) memastikan akses jalan menuju Turyapada Tower kini sudah kembali normal setelah proses pembersihan material longsor rampung. Jalan yang sebelumnya tertutup lumpur dan tanah tebal telah dibuka kembali dan dapat dilalui kendaraan sejak Senin (12/1) sekitar pukul 14.00 Wita. Evakuasi dan pembersihan dapat dilakukan cepat karena alat berat sudah berada di lokasi.
Rumah yang terdampak merupakan bangunan nonpermanen dengan struktur bambu dan atap seng. Meski tertimbun material longsor, kerusakan yang dialami disebut tidak menimbulkan kerugian materi yang signifikan.
Ia menambahkan, saat ini dilokasi kejadian tersebut masih dalam prosedur pembebasan lahan. Tim appraisal telah turun untuk melakukan penilaian.
Gede Pramana juga menerangkan peristiwa longsor tersebut tidak berasal dari bangunan Turyapada Tower. Longsor murni terjadi di badan jalan pada batas lahan, yang berbatasan langsung ke rumah warga.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com