Gianyar, dewatanews.com - Seorang buruh di tempat pencucian kendaraan nekat menusuk rekan kerjanya karena kesal tidak diberikan kasbon (uang muka). Kejadian ini terjadi di kawasan Jalan Raya Bukit Jati, Banjar Sampiang, Kelurahan Gianyar, Kabupaten Gianyar. Korban yang mengalami luka di bagian perut sebelah kiri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Nyoman Sukadana, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Bulan Desember 2024 lalu. Pelaku yang bernama Mohammad Sood alias Soud (28), asal Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mendatangi korban, Dominggus Bolu alias Domi (27), asal Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, untuk meminta kasbon sebesar Rp100.000.
Korban, yang bertugas sebagai kasir di tempat pencucian kendaraan tersebut, menolak permintaan pelaku karena tidak berwenang meminjamkan uang perusahaan. Penolakan ini memicu kemarahan pelaku, yang kemudian mengambil pisau dan menusuk korban di bagian perut sebelah kiri.
Awalnya, pelaku meminta kasbon sebesar Rp100.000. Namun, karena korban selaku kasir tidak berani meminjamkan uang perusahaan, pelaku kesal dan langsung menusuk korban. Korban mengalami luka di perut sebelah kiri dan segera dilarikan ke rumah sakit,” ujar Kapolsek Gianyar.
Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman berdasarkan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun penjara.

No comments:
Post a Comment
Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Terimakasih
www.dewatanews.com