Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

5/8/23

Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI



Denpasar, dewatanews.com - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Senin (8/5). Kunker yang dipimpin langsung Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwena ini bertujuan menyerap aspirasi guna mendukung tugas pokok dan fungsi Komisi IX DPR RI. 

Turut hadir anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariasa Adnyana bersama anggota Komisi IX DPR RI lainya. Tampak pula Direktur Utama RSUP Prof. Dr. I.G.N Gede Ngoerah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes, Perwakilan BPJS Kesehatan, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar serta undangan lainya.  

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwena mengatakan, Komisi IX DPR RI dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya membidangi Kesehatan, Ketenagakerjaan, Kependudukan, serta Pengawasan Obat dan Makanan. Sehingga Kunjungan Kerja ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI.

"Adapun tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk menyerap aspirasi dari masyarakat Denpasar, Provinsi Bali. Yang nantinya akan menjadi acuan dalam pelaksanaan rapat kerja dengan mitra Komisi IX DPR RI," ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, ketersediaan angkatan kerja menjadi kelebihan Provinsi Bali. Karenanya, menjadi penting dalam peningkatan kualitas SDM. Sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja lainya. 

"Komisi IX DPR RI sangat mengapresiasi perhatian besar pemerintah terhadap Pekerja Migran Indonesia, terutama perihal pemenuhan standar kualifikasi. Termasuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus di Kota Denpasar," jelasnya

Tak hanya itu, Felky Estelita juga mengapresiasi Jaminan Soaial bagi Tokoh Adat dan Pemuka Agama di Bali. Sehingga kedepannya diharapkan mampu menjadi percontohan dalam penerapan jaminan sosial bagi seluruh masyarakat, terutama yang bukan penerima upah. 

Pihaknya juga menyoroti Kasus DBD, dimana, isu kesehatan menjadi sebuah kerentanan bagi Bali. Sehingga optimaliasi penanganan harus terus dilaksanakan. 

"Saat ini kita dihadapkan dengan isu kesehatan, yakni DBD. Dimana isu ini menjadi perhatian dunia yang sering menimbulkan kasus luar biasa, sehingga optimalisasi penanganan penting dilaksanakan. Dan dari kunker ini kami berharap masukan yang bermanfaat dalam mendukung tugas pokok dan fungsi Komisi IX DPR RI," harapnya

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, sebagai upaya penyiapan tenaga kerja yang kompeten, beragam kegiatan telah dilaksanakan. Hal ini mulai dari Pengembangan Pelatihan Ketenagakerjaan, Tenaga Kerja Mandiri, Berbasis Kewirausahaan, Kegiatan Uji Kompetensi yang melibatkan 57 LPKS di Kota Denpasar, Kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja melalui Job Fair, Pasar Kerja Festival, Penyebarluasan Informasi Lowongan Kerja, Bursa Kerja Online dan Penyuluhan kepada siswa/siswi SMK di Kota Denpasar. 

Selain ketenagakerjaan, pada kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara menyampaikan beragam upaya dalam rangka peningkatan dan optimalisasi pelayanan kesehatan di Kota Denpasar. Hal ini utamanya dalam peningkatan infrastruktur kesehatan di RSUD Wangaya serta Puskesmas yang ada di Kota Denpasar. Selain itu, sinergitas penanganan Demam Berdarah Dangue (DBD) juga menjadi perhatian serius Pemkot Denpasar yang juga memerlukan dukungan pemerintah pusat. 

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi dan menyelaraskan program kegiatan pusat daerah dalam pelaksanaan pembangunan lintas sektor, serta membangun sinergitas dalam mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan dan ketenagakerjaan baik dari segi infrastruktur dan penunjang,” ujar Jaya Negara.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com