2.913 Orang Dipastikan akan Ikuti Tes Kesehatan Pertama di Polda Bali - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

4/18/22

2.913 Orang Dipastikan akan Ikuti Tes Kesehatan Pertama di Polda Bali


Denpasar, dewatanews.com - Sebanyak 2.913 orang akan mengikuti tes kesehatan tahap 1 rekrutmen Bintara Polri TA 2022 di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali. 

Tak beda jauh dari tahun lalu, seleksi penerimaan calon Bintara Polri TA 2022 di Polda Bali dipastikan tetap memegang teguh prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis serta Clean and Clear.

Pemeriksaan kesehatan (Rikes) tahap 1 calon Bintara Polri tahun ini dibagi menjadi beberapa gelombang. Lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19, Panitia Daerah Bali menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar tidak menimbulkan klaster baru.

Karo SDM Polda Bali, Kombes Pol. Tri Bisono Soemiharso, S.I.K., M.H. mengatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan calon Bintara Polri TA 2022 diselenggarakan dengan mengedepankan prokes penanganan Covid-19. Para peserta pun wajib memakai masker, face shield, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Selain membatasi jumlah orang, panitia juga mewajibkan para peserta untuk melakukan tes swab antigen secara mandiri sebelum mengikuti tes rikes. Jika lalai terhadap prokes maka kegiatan ini berpotensi menjadi tempat penularan Covid-19.

“Rekrutmen Bintara Polri untuk Panda Bali, hari ini sampai kemarin terakhir penutupan pendaftaran sudah terdaftar sebanyak 2.913 orang. Dan hari ini tanggal 18 April sampai tanggal 28 April 2022 kita melaksanakan pemeriksaan kesehatan pertama yang dilakukan oleh Biddokkes Polda Bali,” ujar Karo SDM Polda Bali, Senin (18/4).


Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan tes kesehatan pertama diatur per harinya sebanyak 300 orang, kemudian dibagi 2 gelombang. Pengaturan ini dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Kemudian petugas medis tidak terburu-buru melakukan pemeriksaan sehingga hasilnya dijamin akuntabel. 

“Kami sebagai panitia Panda Bali tetap menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung dengan melibatkan pengawas internel dan eksternal,” tegasnya. 

Selesai pelaksanaan tes, panitia langsung mengumumkan hasilnya kepada para peserta. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kecurangan selama tes berlangsung.

“Proses rekrutmen harus benar-benar dilaksanakan dengan baik untuk menghasilkan karakter SDM Polri yang unggul dan kompetitif, serta menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0,” pungkasnya. (DN - BiN)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com