Bangkit Ditengah Pandemi, Ajak Kalangan Muda Bertani - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

10/26/21

Bangkit Ditengah Pandemi, Ajak Kalangan Muda Bertani

 

Gianyar, dewatanews.com - Pandemi covid 19 ini adalah pukulan besar kepada semua sektor, khususnya sektor ekonomi. Banyak perusahaan, kantor, Hotel, Vila, Restoran dan pedagang-pedagang yang gulung tikar.

Kususnya di Bali yang mengandalkan Pariwisata sangat terdampat atas apa yang terjadi di masa Pandemi ini, banyak yang dirumahkan dari pekerjaanya karena bekerja di Hotel, Vila, Resort, Home stay, Tour Guide, Travel dan yang berhubungan dengan Pariwisata.

Pemuda-pemuda kita banyak yang tidak punya pekerjaan karena dirumahkan yang dulunya dengan gampangnya mencari pekerjaan di Bidang Pariwisata,sekarang harus diam dirumah menunggu harapan pariwisata akan kembali.

Beda halnya dengan pemuda  Kelahiran Tegallalang di Tahun 1996  Pande Widia (26/10), yang juga menjabat menjadi  Manggala (Ketua) Pasikian Yowana Kabupaten Gianyar Terpilih, sekaligus aktivis Lingkungan, Sosial dan Budaya yang sekarang menempuh pendidikan S2 di Prodi Magister Administrasi Publik Universitas Warmadewa,memilih untuk bertani di masa Pandemi ini.

 

"Mari kita jangan gengsi untuk bertani", ungkapnya.

Banginya keberhasilan dan kegagalan membuatnya terus berusaha dan tidak takut mencoba karena dari sebidang pengalamanya dia yakin setiap pekerjaan pasti ada hasil,dan setiap pekerjaan pasti ada resiko.

 

"Saya pernah memanagement Koperasi,Restoran,Art Shop  dan Bisnis yang lainnya pernah jungkir balik dan pernah berhasil,  saya yakin pengalaman saya tidak akan menghianati perjuangan saya dalam berbisnis", tambhnya.

Sementara bertanipun baginya tidak membuat gengsi, terlebih situasi saat ini. Harapan di pariwisata susah buat saya, dan memilih bertani, selain dapat membuahkan hasil,saya merasa segar dan bugar karena setiap hari berkecimpung dengan alam. Pande Widia juga berpesan jangan terlalu terpengaruh dengan jaman globalisasi ini yang membuat kita Gengsi melakukan hal-hal yang terlihat tidak memiliki nilai life style untuk diri kita.

 

"Bertani itu penghasilanya besar jika kita bisa memanfaatkan lahan-lahan yang kosong, selain untuk peningkatan ekonomi juga bisa digunakan untuk diri kita sendiri", tutupnya. (DN - CiN)

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com