Refleksi 28th KMHDI, PD KMHDI Bali Gelar Simakrama - Dewata News

Breaking News

8/9/21

Refleksi 28th KMHDI, PD KMHDI Bali Gelar Simakrama

 

Denpasar, dewatanews.com - 28th Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) yang telah berdiri sebagai sebuah organisasi mahasiswa Hindu berskala Nasional, dan mengalami berbagai perkembangan dan mencetak kader-kader muda Hindu yang berkualitas.

Untuk itu Pimpinan Daerah (PD) KMHDI Bali menggelar Simakrama bertemakan "Refleksi 28th KMHDI", yang digelar secara daring melalui Google Meet. Digelar selama dua hari pada tanggal 7 dan 8 Agustus 2021, Simakrama tersebut dihadiri oleh alumni serta kader KMHDI se-Indonesia.

Kabiro Organisasi PD KMHDI Bali, I Komang Adi Sudarta yang juga selaku moderator, menjelaskan perkembangan KMHDI selama 28th berdiri tersebut, tidak terlepas dari sistem kaderisasi yang dibangun oleh KMHDI beserta dengan buku-buku pedoman yang masih digunakan hingga kini

“Oleh karena itu, Simakrama ini sebagai bentuk penghormatan atas karya yang telah disajikan dan cermin keinginan kami untuk mengulik kisah beberapa tokoh dibalik tonggak awal kaderisasi di KMHDI,” jelasnya.

Komang Adi juga menjelaskan Simakrama Alumni ini merupakan salah satu program kerja dari Biro Organisasi PD KMHDI Bali. Tujuan dari diadakannya simakrama ini adalah sebagai forum atau jembatan komunikasi antara kader KMHDI dengan Alumni.

“Kami menyadari bahwa penting adanya sebuah sinkronisasi informasi yang diteruskan dari zaman ke zaman. Sehingga, apa yang dicita-citakan oleh para pendiri, setidaknya masih berbanding lurus dengan perkembangan KMHDI hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia mengharapkan agar nilai-nilai, pemahaman dasar dan spirit/semangat dalam ber-KMHDI harus tetap diwariskan dari generasi ke generasi.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Ketua PD KMHDI Bali, I Gede Diyana Putra juga mengharapkan semoga simakrama virtual ini mampu mempererat hubungan emosional antara Alumni dengan Pengurus aktif disaat pandemi, karena sudah jarang bertemu secara langsung.

Adapun topik diskusi pada Sabtu (7/8) yaitu “Tonggak Awal Kaderisasi KMHDI”, dengan narasumber A.A Gede Putra Partanta (Ketua Departemen (Kadep) Litbang Pimpinan Pusat (PP) KMHDI periode 2003-2006), I Gede Kirtana Yoga (Kadep. Kaderisasi PP KMHDI periode 2003-2006), dan Yessi Crosita Octaria (Biro Pendidikan dan Kaderisasi PD KMHDI Jawa Timur periode 2003-2006).

Sedangkan topik diskusi pada Minggu (8/8) yaitu “Perkembangan KMHDI Secara Nasional”, dengan narasumber I Gede Udiantara (Presidium PP KMHDI periode 2003-2006), I Made Mahardika (Presidium PP KMHDI periode 2006-2008), dan I Nyoman Budi Wirayadnya, S. T (Ketua PC KMHDI Surabaya periode 2001-2003)

Kadep. Kaderisasi PP KMHDI periode 2003-2006, I Gede Kirtana Yoga menjelaskan KMHDI merupakan organisasi yang fokus dalam pengkaderan (kaderisasi), yang didesain sebagai alat pendidikan kader mahasiswa Hindu.

“Jika membicarakan alat, alat itu ada yang bagus dan tidak. Niscaya KMHDI akan tetap eksis jika mampu memperbaiki yang rusak atau menemui alat baru untuk mengembangkan organisasi KMHDI,” jelasnya.

Senada dengan itu, Biro Pendidikan dan Kaderisasi PD KMHDI Jawa Timur periode 2001-2003, Yessi Crosita Octaria juga mengungkapkan KMHDI adalah sekolah untuk belajar, dan sebuah wadah untuk menuangkan ide dan melakukan sesuatu. Sejalan dengan itu, Kadep Litbang PP KMHDI periode 2003-2006, A.A Gede Putra Partanta mengajak mahasiswa Hindu untuk bersekolah di KMHDI.

Ketua PC KMHDI Surabaya periode 2001-2003, I Nyoman Budi Wirayadnya, S. T mengungkapkan sangat merasakan manfaat di KMHDI. “Sebuah landasan apapun yang kami dapat dulu sangat bermanfaat sampai saat ini. Gunakanlah organisasi ini sebaik-baiknya dan percayalah manfaat kedepannya. Kami sudah merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Pada akhir Simakrama, Presidium PP KMHDI periode 2003-2006, I Gede Udiantara mengingatkan kepada seluruh kader KMHDI untuk tetap menginjak bumi, dan menjalin simakrama dengan alumni. “Karena kita adalah keluarga, saudara dan saling belajar. Kita berharap hubungan ini langgeng,” ungkapannya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com