Pastikan Proses Pilkada Sesuai Prokes, Pangdam IX/Udayana Kunjungi KPU Bali - Dewata News

Breaking News

Gold Ads (1170 x 350)

12/7/20

Pastikan Proses Pilkada Sesuai Prokes, Pangdam IX/Udayana Kunjungi KPU Bali

 

Denpasar, dewatanews.com - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simajuntak, M. Sc., dengan didampingi Asops Kasdam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana , Kapendam IX/Udayana  dan Waas Intel Kasdam IX/Udayana, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor KPU (Komisi Pemilihan Umum) Provinsi Bali disambut Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, S.T.P., M.P., bersama Ketua Bawaslu dan Komisioner KPU Provinsi Bali, Selasa (7/12).

Selain untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai pejabat Pangdam IX/Udayana yang baru, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan sinergitas serta mempererat hubungan kerjasama yang selama ini telah terjalin dengan baik, juga untuk meyakinkan proses Pilkada di Provinsi Bali berjalan sesuai dengan ketentuan Protokol Kesehatan .

Dalam kesempatan tersebut, dihadapan awak media, Pangdam menyampaikan bahwa selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Provinsi Bali, ingin menyakinkan bahwa dalam pelaksaan Pilkada serentak di Provinsi Bali sudah terlaksana sesuai dengan prosedur protokol kesehatan Covid-19.

"Kita semua juga sudah melihat dilapangan telah dilaksanakan simulasi oleh semua pihak terkait protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada dan juga sudah dievaluasi, untuk kegiatan tersebut sudah berjalan dengan baik sesuai harapan semua pihak dalam penanggulangan pencegahan Covid -19", ujar Pangdam.

Terkait kegiatan pengamanan Pilkada, Kodam IX/Udayana dan jajaran sudah  berjalan dari awal dalam membantu KPU maupun Bawaslu, termasuk dalam pengiriman Logistik Pilkada. Kegiatan tersebut  bekerjasama dengan Polri dan semua pihak terkait, sehingga pelaksanaan Pilkada tersebut dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar serta sesuai dengan ketentuan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Seperti yang kita ketahui bersama, kasus Covid-19 di Bali masih terjadi, diharapkan kegiatan Pilkada dapat berjalan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, termasuk pelaksanaan libur panjang nantinya juga dapat berjalan dengan baik dan Covid-19 dapat ditekan, maka pemerintah dapat membuka Bali untuk dikunjungi para wisatawan.

"Yang menentukan Bali dapat dikunjungi atau tidak oleh wisatawan, bukan hanya tergantung dari Pemerintah Daerah saja tetapi ditentukan oleh masyarakat Bali sendiri dalam mematuhi dan merapkan Prokes Covid-19 guna menekan dan mencegah Covid-19 di Provinsi Bali", jelas Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI tetap netral dalam pelaksanaan Pilkada, TNI juga tidak memihak atau mendukung salah satu partai maupun pasangan calon peserta. Sehingga apabila ada menemukan anggota TNI yang tidak netral agar segera dilaporkan saja, untuk diproses dan ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Selanjutnya Ketua KPU Provinsi Bali menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pangdam IX/Udayana di Kantor KPU Provinsi Bali, dimana kedatangan Pangdam ke Kantor KPU merupakan suatu kehormatan bagi jajaran KPU Provinsi Bali.

Terkait kegiatan Pilkada di Provinsi Bali, untuk semua logistik dan APD telah didistribusikan dan dikirim ke TPS-TPS, untuk kotak dan bilik suara terakhir didistribusikannya besok karena ada beberapa lokasi yang tidak memumungkinkan untuk dikirim lebih awal terkait perhitungan biaya pengiriman termasuk pengamanannya.

"Seluruh petugas KPPS dan penyelenggara Pilkada sudah dilakukan Rapid Tes dan hasilnya dinyatakan non reaktif  sehingga pelaksanaan Pilkada di Provinsi Bali sudah sangat siap dalam menyelenggarakan Pilkada di Provinsi Bali termasuk kesiapan logistik dan petugas untuk melaksanakan Pilkada tersebut", tutup Ketua KPU Provinsi Bali.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com