Ngurah Agung Kecewa, Wandira Diancam AMD Langsung Minta Maaf - Dewata News

Breaking News

12/15/20

Ngurah Agung Kecewa, Wandira Diancam AMD Langsung Minta Maaf

 

Denpasar, dewatanews.com - Salah seorang Kader Golkar Anak Agung Ngurah Agung,SH politisi senior asal Puri Gerenceng, Pemecutan mengaku kecewa dengan Informasi terakhir yang menyebutkan Wayan Mariana Wandhira selaku tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) AMERTA Nomor Urut 2 langsung meminta maaf tanpa sebab kepada Agung Manik Danedra (AMD) terkait gugatan Rp 1 Triliun.

"Saya selalu tokoh Puri Grenceng dan juga selaku Kader Golkar merasa kecewa mendengar kalau I Wayan Mariana Wandhira harus minta maaf kepada AMD. Jika dilihat-lihat kapasitas AMD disini selaku apa hingga berani menuntut sebegitu besar," ujar Ngurah Agung yang juga selaku Ketua Persaudaraan Hindu Muslim Bali (PHMB).

Lanjutnya, melihat kondisi tersebut memang merasa kecewa, sebab Wayan Mariana Wandhira yang menjadi ketua tim pemenangan dan juga selaku Ketua DPD Golkar Kota Denpasar mustinya bisa menyikapi dengan tegas gugatan yang disampaikan AMD, jangan langsung memutuskan begitu saja dengan cara meminta maaf.

Ini sama dengan merendahkan posisi kedudukan seorang pemimpin terutamanya pemimpin di Partai Golkar Kota Denpasar.

Padahal apa yang disampaikan Wayan Mariana Wandira ke publik yang menyebutkan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Denpasar anomali.

"Jika diamati secara cermat kalau pendapat tersebut hanyalah sebatas mengkritisi untuk memberi masukan terhadap jalannya proses Pilwali Denpasar agar kedepanya lebih jujur, adil dan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani," ucapnya.

Kemudian Ngurah Agung menyampaikan kalau seandainya AMD merasa terusik terkait apa yang disampaikan oleh Ketua tim pemenangan Paslon AMERTA di media massa. Itu sih sah-sah saja, namun kalau menuntut hingga Rp 1 Triliun tentu kapasitas AMD disini apa.

"Ini yang menjadi pertanyaan besar di intern Partai Golkar, kami selaku Kader Partai Golkar mempertanyakan kapasitas legal standing terkait rencana gugatan tersebut sebab pernyataan jika diamati secara cermat bahwa pernyataan Wandhira tersebut hanyalah sebatas mengkritisi dan memberi masukan terhadap jalannya proses Pilwali Denpasar," paparnya.

Ditambahkan, dari gugatan yang dilayangkan AMD tersebut seolah-olah mengkerdilkan Partai Golkar. Apakah setiap persoalan yang masih bisa dibicarakan baik-baik langsung bisa seenaknya digugat. Itu salah besar, sebab apapun persoalan yang muncul kalau bisa dibicarakan baik ya musti harus dibicarakan.

"Kalau kesanya AMD langsung melayangkan gugatan berarti itu kesanya langsung memberikan ancaman buat kami di Partai Golkar. Apalagi AMD sendiri tidak memiliki kapasitas selaku memberikan ancaman. Dia sendiri peranya sebagai apa disini," tambahnya.

No comments:

Post a Comment

Redaksi DEWATA NEWS menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di DEWATA NEWS . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi DEWATA NEWS akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.dewatanews.com